Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Panglima TNI Tegaskan Soal Kabar Dirinya Nyapres 2019, Adalah Hoax

Panglima TNI Tegaskan Soal Kabar Dirinya Nyapres 2019, Adalah Hoax
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo. (istimewa)
Jum'at, 21 Juli 2017 21:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut bakal maju dalam bursa pencalonan Presiden tahun 2019 mendatang. Dikonfirmasi hal tersebut, Gatot mengatakan kabar itu tidak benar.

"Masalah hoax kaya gitu ditanggapi capek setiap hari saya ditanya wartawan kan," kata Gatot kepada wartawan, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017).

Menurut dia, saat ini dirinya adalah seorang panglima TNI. Sehingga tidak etis jika mencalonkan diri menjadi presiden.

"Saya sekarang panglima TNI, saya gitu terus saya menjadi calon Presiden tidak etis," ujarnya.

Kata Gatot, tidak etis ketika dia akan melangkahi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai pimpinannya.

"Komandan saya itu, pimpinan saya Presiden sama Wapres kemudian saya akan melangkahi nggak etis kan," pungkasnya.***

Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww