Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
22 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
21 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
23 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
5
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
6
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
21 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Badminton

Jepang Masih Mendominasi, Hongkong Juarai Kelas Junior di Asian Triathlon Championship Palembang

Jepang Masih Mendominasi, Hongkong Juarai Kelas Junior di Asian Triathlon Championship Palembang
Foto: Azhari/GoNews.co.
Sabtu, 22 Juli 2017 17:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Atlet Jepang masih mendominasi pada hari kedua perhelatan Asian Triathlon Championship (ASTC) 2017 di kompleks Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (22/7/2017).

Hegemoni Jepang kembali menunjukan sebagai terbaik di Asia, sebelumnya di kategori putri seluruhnya di rebut oleh negara Matahari Terbit tersebut.

Pada kategori pria, kelas elite men dan U 23 Jepang menempatkan urutan satu sampai tiga yang diikuti sebanyak 63 peserta. Atlet Indonesia yang turun yaitu Jauhari Johan, Novaris dan Ahlul berada di urutan tengah.

Untuk kategori elite men gelar juara diraih Jumpei Furuya dengan catatan waktu 01.54.22 menit, urutan kedua Makoto Odakura dengan waktu 01.54.48 dan urutan ketiga Tamaguchi dengan waktu 01.54.56 menit.

Di kelas U 23, tiga atlet Jepang kembali berdiri di atas podium urutan pertama Koki Yamamoto dengan waktu 01.58.09 menit, urutan kedua Takanori Sugihara dengan waktu 01.59.46 menit dan urutan ketiga Genta Uchida dengan waktu 02.00.36 menit.

Sedangkan peserta junior men berjumlah 56 ini, menempatkan Hongkong di urutan pertama, Taipei di urutan kedua dan China di tempat ketiga.

Lomba yang dimulai dengan renang sepanjang 1,5 kilometer di venue dayung disambung dengan bersepeda menempuh jarak 40,7 kilometer (6 lap) dan lari 10 menempuh jarak 10,3 kilometer (4 lap) dengan total jarak sekitar 52 kilometer untuk kelas elite dan U23.

Untuk kelas junior peserta harus menyelesaikan renang selama 750meter, sepeda 20,35km (3 lap ) dan lari 5,15km (2 lap).

Saat pertandingan kondisi cuaca cukup terik, yaitu 28 derajat celsius membuat atlet keletihan saat menyentuh garis finish.Novaris atlet Indonesia yang turun di kelas elite harus keluar lebih cepat karena mengalami cidera di dua lap terakhir tahapan lari.

Pelatih Jepang, Jhon Maurice Patrick mengaku bangga karena dari kategori putri dan putra bisa menjuarai di kelasnya masing-masing. Hal itu diakui tidak terlepas dari porsi latihan yang diberikan tim pelatih dalam menyambut ASTC ini.

"Sudah diprediksi Jepang akan menang, karena banyak atlet Jepang yang berpotensi menjadi penguasa Triathlon tingkat Asia ini," ujarnya.

Juara pertama kelas elite men, Jumpei Furuya bangga bisa menjadi yang tercepat dan mengalahkan atlet sesama Jepang. Bahkan peringkat satu Asia yaitu Odukora bisa dikalahkannya.

"Meski bersaing dengan sesama Jepang kami harus sportif, saat lomba tadi benar-benar menguras tenaga karena cuaca yang sangat panas," ungkapnya.

Presiden Triathlon Indonesia, Mark Sungkar mengatakan setelah dua hari even di gelar bisa dikatakan sukses meskipun masih ada kekurangan. Baik Presiden ITU dan ASTC memuji panitia pusat maupun lokal yang mampu menyelenggarakan gelaran sebagai tes even Asian Games.

Di hari terakhir atau race ketiga, Minggu (23/7/2017) masih mempertandingkan kelas mixed relay tim dan age grup. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, Sumatera Selatan
wwwwww