Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
22 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
21 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
23 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
5
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
6
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
21 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Badminton

Warga Rejang Lebong, Bengkulu, Antusias Ikuti Gowes Pesona Nusantara

Warga Rejang Lebong, Bengkulu, Antusias Ikuti Gowes Pesona Nusantara
Asdep Kepemudaan Drs. Sanusi didampingi Sekda Kabupaten Rejang Lebong RA. Denny SH dan Kadispar dan Kepemudaan Henny Kurniati SE melepas kegiatan "Gowes Pesona Nusantara"
Sabtu, 22 Juli 2017 17:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BENGKULU - Ribuan warga peserta 'Gowes Pesona Nusantara' berhasil mencapai finish setelah menempuh jalan penuh tanjakan mengelilingi Kota Rejang Lebong, Bengkulu, Sabtu (22/7/2017).

Peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat tampak antusias berkumpul sejak pagi di kota yang berada di jajaran Bukit Barisan.

Asisten Deputi Kepemudaan Kemenpora Drs. Sanusi membuka rangkaian kegiatan 'Ayo Berolahraga' ini didampingi Sekda Rejang Lebong RA Denny SH dan Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Henny Kurniati SE MM.

Saat seluruh peserta mencapai finish,Sanusi mengaku bangga melihat para peserta berhasil membuktikan ketangguhannya. "Masyarakat disini benar-benar sehat dan kuat," ujarnya kepada GoNews.co.

Menurut Bupati Rejang Lebong Drs. HA. Hijazi yang hadir saat finish, olahraga bersepeda merupakan olahraga favorit bagi masyarakat Rejang Lebong, "Mereka sering touring bersepeda antar kabupaten bahkan keluar propinsi melalu jalan pegunungan. Mereka sudah biasa dengan tanjakan," ujar Bupati yang biasa mengajak masyarakat bershalawat sebelum memulai kegiatan.

Dengan adanya program ini masyarakat lebih bergairah lagi untuk bersepeda. "Karena itu kami kini merencanakan sebuah event internasional bersepeda di gunung (mountain bike) dengan rute melalui tempat-tempat wisata unik dan eksotik yang belum dikenal masyarakat luas karena masih tersembunyi di balik hutan lebat dan aksesnya masih sulit tapi akan segera kami bangun," ujarnya.

Menurut Hijazi yang baru satu setengah tahun menjabat Bupati, pamor Kabupaten Rejang Lebong selama ini menurun, padahal dulu sebelum ada Freeport di Papua, bangsa Indonesia mengenal Rejang Lebong sebagai daerah penghasil emas selain daerah Cikotok, Jawa Barat.

Bersamaan kegiatan Gowes, Bupati dan Asdep Sanusi juga dilakukan 'kick off' bola sepak takraw sebagai tanda peresmian kegiatan Gala Desa. Kegiatan yang menjadi ajang kompetisi berbagai cabang olahraga merupakan rangkaian dari program "Ayo Olahraga" yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Sebelumnya Bupati bersama para tokoh adat 'Pat Pepulai' Telah menyerahkan tanah dan air kepada tim turing GPN yang terus bergerak menuju Magelang, Jawa Tengah.

Ketua Badan Musyawarah Adat Rejang Lebong Herman Firnadi S.Sos mengungkapkan tanah yang dibawa itu berasal dari tempat yang menjadi benteng Kerajaan Rejang Lebong bertahan menghadapi gempuran penjajah Belanda dulu.

Sedangkan airnya diambil dari mata air yang tersembunyi di balik hutan. Air yang sangat jernih itu dapat dikonsumsi para pejuang gerilya tanpa perlu dimasak, sehingga tidak ada yang menarik perhatian tentara Belanda.

Bupati dan para tokoh adat Rejang Lebong berharap berbagai kegiatan dari program 'Ayo Olahraga' Kemenpora dapat membangkitkan semangat masyarakat Rejang Lebong untuk mengoptimalkan potensi yang mereka miliki, berupa SDM yang sehat, tempat-tempat pariwisata menarik yang tersembunyi dan sejarah panjang melawan penjajah yang ingin mengeksploitasi sumber emas di gunung-gunung Rejang Lebong.

"Emas di puncak tugu Monas di Jakarta ngingatkan kembali agar generasi muda tidak lupa," pungkasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, Bengkulu
wwwwww