Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Dipolisikan Gara-gara Hina Panglima TNI, Nikita Mirzani: Saya Korban Propoganda Politik

Dipolisikan Gara-gara Hina Panglima TNI, Nikita Mirzani: Saya Korban Propoganda Politik
Istimewa.
Rabu, 04 Oktober 2017 19:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Artis Nikita Mirzani berang saat dituding menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Twitter. Wanita cantik dan seksi bahkan mengaku tengah menjadi bahan propaganda dari isu-isu komunis yang belakangan dihembuskan.

Menurut ibu dua anak ini, nama dirinya memang seksi untuk digunakan sebagai pemicu kontroversi.

"?Saya dijadikan alat propaganda politik. Saya dimanfaatkan namanya bagi sebagaian orang. Saya ikhlas saja," kata Nikita saat menggelar jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2017).

Wanita yang mengenakan hot pants dan topi ini menduga, ada orang yang sengaja menyeret dirinya ke dalam isu politik yang saat ini tengah panas.

"Padahal Niki enggak tahu apa-apa. Tapi ada yang mencoba menyankutpautkan untuk ?memperkeruh suasana," tutur dia.

Dia menjelaskan, dirinya mempunyai akun Twitter yang terhubung dengan Facebook dan Instagram. Seharusnya, jika ingin membuat status di Twitter, maka akan terkoneksi dengan kedua akun media sosial itu.

"Tidak mungkin saya melakukan hal bodoh yang berpotensi menghilangkan pekerjaan. Justru mengambil kesempatan. Ini ada orang yang menyebar hoax dan fitnah," kata dia seraya mengeluh.

Niki pun memastian, dirinya sama sekali tak memiliki pemikiran tertentu soal Film G30S/PKI dan isu-isu lainnya.

"Saya tak pernah sama sekali menonton film itu dan tak tahu menau apa yang sedang terjadi," tutupnya.

?Sebelumnya, dalam akun Twitter yang mengatasnamakan dirinya, Nikita beranggapan bahwa film sejarah masa lalu itu kurang menarik. Menurutnya, agar lebih menarik, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo harus ikut dicemplungkan ke Lubang Buaya seperti pahlawan revolusi lainnya.***

Sumber:Krimilatias.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww