Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Ikrar Damai, Beredar Video Bonek dan PSHT Kembali Bentrok

Usai Ikrar Damai, Beredar Video Bonek dan PSHT Kembali Bentrok
Bonek dan PSHT telah sepakat berdamai.
Kamis, 05 Oktober 2017 15:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JEMBER - Bonek dan PSHT kembali bentrok di Jember. Padahal kedua kubu sebelumnya sudah sepakat berdamai usai bentrokan pertama yang memakan korban.

Suporter Persebaya Surabaya, Bonek terlibat aksi bentrok dengan anggota dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (01/10/17) dini hari WIB.

Menurut informasi, insiden itu terjadi di Jalan Balongsari Tandes Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 00.30 WIB.

Aksi tawuran yang terjadi itu pun memakan dua korban jiwa, yang diketahui merupakan anggota dari perguruan pencak silat. Kedua korban itu bernama Eko Ristanto (25), warga Kepuh Baru Bojonegoro dan Aris (20) dari Simorejosari, Bojonegoro.

Usai menelan dua nyawa, kedua kubu pun sepakat untuk berdamai. Perdamaian itu terjadi usai kepolisian mempertemukan kedua belah pihak di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya pada hari yang sama.

Namun jelang laga Persigo Semeru FC vs Persebaya Surabaya pada Rabu (04/10/17) kemarin, bentrokan kembali terjadi di Jember antara Bonek dan PSHT. Hal ini sebagaimana yang dikabarkan akun Facebook Yuni Rusmini.

"Pada Rabu pagi Sekitar pukul 10:00 wib, 04/10/2017 terjadi bentrok antara seporter Bonek dengan pendekar silat di Ambulu Jember. Menurut sebuah sumber dari Koramil Ambulu, kejadian pukul 10.00 Wib pagi," bunyi petikan status tersebut.

"Saat itu Bonek yang hendak memberi dukungan laga Persebaya VS Semeru FC Lumajang di Jember melintas menggunakan mobil ELP Nopol L 7886 A. rombongan ini tujuan Papuma. Sesampainya Di pertigaan warung Mariadi, tiba-tiba rombongan diserang dengan membabi buta oleh kelompok PSHT berjumlah 100 orang lebih."

Sejumlah orang yang tertahan di Mapolsek Ambulu Jember dilaporkan berjumlah 18 Bonek dan beberapa di antaranya menderita luka-luka di bagian wajah. ***

wwwwww