Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Olympic

Mandi Disenja Hari, Pelajar di Ganting Salo Diseret Arus Sungai Kampar

Mandi Disenja Hari, Pelajar di Ganting Salo Diseret Arus Sungai Kampar
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kampar, Kepolisian saat mencari korban yang Hanyut di Sungai Kampar.
Sabtu, 07 Oktober 2017 15:54 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Seorang pelajar di Dusun Kampung Baru Desa Ganting, Kecamatan Salo hanyut ditelan Sungai Kampar saat mandi disenja hari, Jumat, (6/10/2017) kemarin sekira pukul 18.00 Wib.

Korban tenggelam bernama Fahrul Efendi (Lk, 16 thn) seorang pelajar yang beralamat di Rt 01 Rw 04 Dusun Koto Semiri Desa Ganting Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

Awal kejadian itu, pada senja itu, Fahrul (korban) mandi berenang mengikuti arus sungai, kemudian menuju ke tengah Sungai Kampar, sedangkan teman-temannya berada di belakang mengikuti Fahrul dengan jarak sekitar 50 meter.

Namun tidak berapa lama, temannya Rais, Angga, Apri, Rahman dan Deden melihat korban ini hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras. Melihat Fahrul hanyut, temannya pun berusaha menolong, namun karena jaraknya cukup jauh, Fahrul tidak tertolong dan hilang ditelan arus sungai.

Lalu kejadian ini diberitahukan kepada warga dan pihak Kepolisian, yang selanjutnya diteruskan ke BPBD Kampar dan Basarnas. Dan sejak tadi malam, tim gabungan telah tiba di lokasi dan memulai pencarian korban namun belum membuahkan hasil sampai sore ini, Sabtu (7/10/2017).

''Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kampar, Kepolisian dibantu warga masyarakat masih melakukan pencarian di lokasi kejadian hingga sore ini,'' jelas Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Daren Maysar.

Selain itu, Kapolsek juga menghimbau warga masyarakat terutama yang bertempat tinggal di sekitar daerah aliran sungai Kampar, untuk berhati-hati saat beraktifitas di sungai dan juga tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang. ***

Kategori:Olympic
wwwwww