Dayah di Aceh Diwacanakan Jadi Sentral Pembinaan Manasik Haji
![]() |
| Pertemuan Kepala Kanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh dengan Abu Mudi di Dayah Mudi Mesra Samalanga, Bireuen, kemarin. |
BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Daud Pakeh sowan ke Rumah ulama Aceh, Tgk Hasanoel Basri atau Abu Mudi di Dayah Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, Sabtu (28/10/2017).
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag menyampaikan gagasan tentang wacana menjadikan dayah sebagai sentral pembinaan manasik bagi calon jemaah haji. Di mana nantinya akan dibentuk sebuah lembaga semacam KBIH, akan tetapi lembaga ini lebih kepada pembinaan calon jemaah bukan orientasi bisnis.
Gagasan tersebut disambut baik Abu Mudi, bahkan tokoh ulama Aceh itu meminta Abiya Anwar untuk melengkapi bahan agar program tersebut dapat segera dilaksankan.
Selain itu, Kakanwil bersama Abu Mudi berdiskusi soal pembangunan bidang agama di bumi Aceh. Di antara pembahasan tokoh ulama dan umara tersebut tentang upaya peningkatan mutu ma’had aly (perguruan tinggi keagamaan berbasis pesantren) di Aceh, agar peran dan fungsinya kian dirasakan masyarakat.
Saat ini Kementerian Agama RI telah mengeluarkan SK 26 ma'had aly dari 34 provinsi se-Indonesia. Dua di antaranya ada di Aceh, pertama Ma'had Ali Dayah Mudi Mesra Samalanga dengan program takhasus fiqh dan ushul fiqh dan Ma'had Aly Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Kabupaten Pidie Jaya dengan takhassus tafsir wa ulumuhu dan fiqh wa usulihi.
"Kita berharap ke depan ma''had aly di Aceh bertambah dan ada pemerataan, seperti wilayah barat selatan dan juga tengah," ujar Kakanwil.
Menurut Kakanwil, ma'had aly merupakan wujud pelembagaan sistemik tradisi intelektual pesantren tingkat tinggi yang keberadaannya melekat pada pendidikan pesantren, sehingga perlu dilakukan beberapa langkah untuk memajukan ma'had aly tersebut, sehingga ia bisa menjadi menjadi pusat kajian keilmuan ke-Islaman dan ke-pesantrenan secara sekaligus.
Hal tersebut tersebut disambut baik oleh Abu Mudi yang didampingi sejumlah civitas Dayah Mudi Mesra.
Pertemuan Kakanwil dengan Abu Mudi juga didampingi sejumlah dewan guru Dayah Mudi Mesra dan pimpinan Ma'had Aly Dayah Darul Munawwarah, Abiya Anwar. Dalam pertemuan tersebut juga membahas sejumlah perkembangan isu terkini seputar keagamaan di Aceh.













