Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Agung Laksono Sebut Idrus Marham Jadi Plt Ketum Golkar atas Usulan Setnov

Agung Laksono Sebut Idrus Marham Jadi Plt Ketum Golkar atas Usulan Setnov
Istimewa.
Selasa, 21 November 2017 13:46 WIB
JAKARTA - Dewan Pakar Partai Golkar sepakat, nama Idrus Marham direkomendasikan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar.

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono menjelaskan, Idrus dipilih berdasarkan usulan langsung dari Ketua Umum Setya Novanto atau Setnov, yang saat ini ditahan KPK.

"Kami mendukung usulan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang telah menunjuk Saudara Idrus Marham sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum," kata Agung saat jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 20 November 2017.

Agung menceritakan, Idrus mendatangi rumahnya pagi hari guna menyampaikan rekomendasi tersebut.

Kendati tanpa surat keputusan partai, Agung percaya apa yang dituturkan Sekjen Golkar tersebut.

"Surat resmi (SK) tidak ada, tapi saya percaya. Saudara Idrus sudah bertemu langsung dengan Pak Novanto. Dia bilang Novanto mengusulkan Idrus sebagai Plt Ketum Golkar," terang dia.

Agung menambahkan, pertemuan Idrus dan Novanto diduga dilakukan di detik-detik sebelum insiden nahas menimpa sang Ketua DPR. Meski demikian, Idrus tidak menerangkan hal tersebut.

"Ya mungkin bisa saja pada saat itu. Menurut saya itu cara elegan sebagai ketua untuk mempersiapkan segala sesuatu kemungkinan ke depan yang akan terjadi," kata Agung.

Kendati Dewan Pakar hanya bersifat rekomendasi, Agung menyerahkan keputusan sepenuhnya ke Rapat Pleno Partai yang akan berlangsung hari ini, Selasa, 21 November 2017, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Ya (rekomendasi) bisa diterima seluruhnya, bisa sebagian, atau bisa juga ditolak seluruhnya," kata Agung.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:liputan6.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Olympic, PON, Badminton
wwwwww