Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Dubes Rusia Pamitan, Oesman Sapta: Indonesia Welcome dengan Siapapun dan Negara Manapun

Dubes Rusia Pamitan, Oesman Sapta: Indonesia Welcome dengan Siapapun dan Negara Manapun
Foto: Muslikhin/GoNews.co
Selasa, 21 November 2017 16:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sebagai negara paling demokratis, Indonesia sangat welcome dengan siapapun dan negara manapun yang akan menjalin kerjasama bilateral. Hal ini ditegaskan Ketua DPD RI yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang, saat menerima kunjungan terakhir Dubes Rusia Mikhail Galuzin yang masa jabatanya akan berakhir pada Desember 2017 mendatang.

"Saya sangat berterimakasih, karena selama beliau bertugas di Indonesia cukup bagus. Beliau ini termasuk Dubes yang paling populer, saya juga mengatakan ke dia, orang Rusia yang paling populer adalah anda. Dan jika hadir dalam acara apapun, orang sudah kenal dia karena keramahannya. Ya seperti kita juga Indonesia juga dikenal karena keramahannya, bahkan kita juga welcome kepada siapapun," terang Oso, Selasa (21/11/2017) di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Oso juga mengatakan, Indonesia siap meningkatkan kerjasama dalam hal apapun dengan Rusia. "Tentunya kerjasama yang positif, yang bisa memberikan manfaat bagi kedua negara. Kita sudah punya pondasi yang kuat dan baik. Ke depan hubungan Indonesia baik itu antar Legislatif dan Parlemen bisa lebih erat lagi," tandasnya.

Sementara itu, Dubes Rusia Mikhail Gazulin mengatakan, bahwa kunjungannya kali ini, selain berpamitan, juga memiliki makna yang besar, yakni mempererat hubungan baik kedua negara.

"Kami sangat senang. Apalagi selama ini DPD juga memberikan sambutan serta bantuan dalam berbagai hal terkait hubungan bilateral. Jasa Pak Oesman Sapta sangat besar bagi kami dan Negara Rusia," tandasnya.

Ketika ditanya soal kesannya selama lima tahun bertugas di Indonesia, Mikhail Galuzin mengaku tidak bisa melupakan keindahan alam dan keramahan masyarakat Indonesia.

"Paling terkesan dan tidak bisa saya lupakan adalah soal keramahan. Kemudian keindahan alam seperti di Bali, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Sumatera. Ini akan sangat saya ingat dilubuk hati saya. Semua kenangan ini akan tetap hidup dihati saya, isteri dan keluarga saya," paparnya.

Guna membalas semua kebaikan yang sudah diberikan Oesman Sapta kepadanya, Gluzin juga berencana mengundangnya ke Rusia. "Saya sangat berharap beliau bisa datang ke Moskow, baik dalam rangka kunjungan kerja maupun pribadi. Dan kami akan berupaya kembali datang ke indonesia sebagai seorang swasta dan pasti akan jumpai yang mulia Oso," ucapnya yang disambut tawa keduanya.

Dirinya juga memastikan, bahwa penggantinya nanti akan meneruskan dan meningkatkan kembali hubungan baik yang sudah terjalin selama ini. "Apalagi pak Oso dan teman teman di Parlemen cukup baik, serta sangat-sangat memudahkan pekerjaan kami. berbagai pertemuan yang sudah kami lakukan juga berdampak positif, inilah yang kemudian kita harfapkan, agar pengganti saya bisa melanjutkannya," tukasnya.***

wwwwww