Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Pencalonan Ketua Umum PP Pelti, Rildo Terbiasa Ikuti Aturan

Soal Pencalonan Ketua Umum PP Pelti, Rildo Terbiasa Ikuti Aturan
Dok. Azhari/GoNews.co
Selasa, 21 November 2017 14:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Calon Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar tidak mempermasalahkan siapa pun yang bakal jadi saingannya dalam Musyawarah Nasional (Munas) Pelti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November 2017.

Tetapi, Irjen Kementerian PUPR tidak ingin melanggar aturan yang telah diterapkan menyangkut pencalonan ketua umum PP Pelti.

"Orang pada tertawa melihat Pelti kok tidak sportif menerapkan aturan. Saya lama di birokrasi terbiasa menerapkan aturan. Kalau begini, kita tidak akan maju. Pantas saja prestasi tenis kita hancur," kata Rildo di Jakarta, Senin (20/11/2017) malam.

Menurut Rildo, Maman sempat menghubungi dirinya melalui telepon selular dan mengakui tindakannya itu adalah salah.

"Maman mengaku ke saya, siap saya salah. Ucapan itu empat kali dilontarkannya. Nah, kalau ada Pengda yang mengikuti itu berarti mereka mengikuti aturan yang salah," tandas Rildo.

Sebelumnya, Ketua Umum Wibowo Suseno Wirjawan telah menyatakan dua kandidat dinyatakan lolos dalam tahap verifikasi akhir bakal calon Ketua Umum PP Pelti 2018-2022. Kedua kandidat tersebut adalah Rildo Ananda Anwar dan I Gede Widiade.

"Pada saat pendaftaran dibuka untuk Ketua Umum pada 2 Oktober hingga 5 November lalu, hanya Rildo yang memenuhi syarat administrasi dan itu membuat kami cukup konsern. Nama I Gede Widiade memang masuknya setelah lima hari pendaftaran ditutup," kata Wibowo yang karib disapa Maman.

Sementara itu, Gede mengaku dirinya bersedia dicalonkan karena sebelumnya ada Pengprov yang menghubunginya dan meminangnya sebagai bakal calon Ketua Umum Pelti.

"Mengingat tenis merupakan salah satu cabang favorit saya, dan saya terenyuh mendengar curhatan soal pembinaan tenis di daerah saat ini, maka saya pun mengiyakan untuk dicalonkan," kata I Gede Widiade yang juga Direktur Utama Persija.

Gede sendiri mengklaim didukung oleh 12-13 Pengprov. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww