Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
13 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bek Indonesia Petik Pelajaran Berharga dari Aceh World Solidarity Cup 2017

Bek Indonesia Petik Pelajaran Berharga dari Aceh World Solidarity Cup 2017
Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, bersama full-back Ricky Fajrin dalam sesi jumpa pers pasca-laga kontra Kirgistan pada Aceh World Solidarity Cup 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (6/12/2017). [SEGAF ABDULLAH/BOLASPORT.COM]
Jum'at, 08 Desember 2017 07:28 WIB

JAKARTA - Bek kiri timnas Indonesia, Ricky Fajrin mengungkap permintaan maafnya tak bisa membawa Indonesia juara dalam turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017.

Bek asal Bali United itu mengaku dirinya dan tim sudah memetik pelajaran penting dari turnamen tersebut.

Tak lupa Ricky pun mengucapkan terima kasihnya ke masyarakat Aceh yang mendukung Timnas Indonesia

“Pertama kami terima kasih kepada pemerintah Aceh, dan masyarakat Aceh yang datang dukung kami di stadion," kata Ricky.

"Walaupun kita runner-up tapi seperti kata pelatih kita banyak ambil pelajaran dalam turnamen ini. Semoga kedepan kita bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Indonesia finis di posisi kedua setelah dikalahkan Kirgistan 0-1 pada laga yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Rabu (6/12) petang.

Ini merupakan satu-satunya kekalahan dari tiga laga yang dilakoni Evan Dimas dan kawan-kawan.

Sebelumnya, Indonesia mencatat kemenangan 4-0 atas Brunei Darussalam dan 3-2 atas Mongolia.

Kirgistan tampil sebagai juara dengan tidak terkalahkan dari tiga laga.

Kirgistan menang 3-0 atas Mongolia dan 4-0 atas Brunei Darussalam.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:superball.bolasport.com
Kategori:Aceh, Non Olympic
wwwwww