Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ketum PSSI Minta Pemerintah Proaktif Benahi Stadion Harapan Bangsa

Ketum PSSI Minta Pemerintah Proaktif Benahi Stadion Harapan Bangsa
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi
Jum'at, 08 Desember 2017 08:03 WIB

JAKARTA – Rusaknya Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, yang digunakan untuk turnamen Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) membuat PSSI menyoroti pemerintah. Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi ingin agar adanya pembenahan.

Stadion Harapan Bangsa tengah menjadi sorotan publik pecinta sepakbola di Tanah Air. Stadion berkapasitas 45.000 penonton itu berubah menjadi becek dan berlumpur saat digunakan di ajang Aceh AWSC.

Akibatnya, empat tim peserta turnamen AWSC termasuk Indonesia tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Untuk itu, Edy ingin ada perhatian dari pemerintah, khususnya
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Saya yakin Pak Menpora (Imam Nahrawi) sudah melihat. Jadi tak usah menunggu laporan. Kalau masih menunggu laporan lagi haduh terlalu," ujar Edy di Makostrad, Gambir, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Pria yang maju dalam pemilihan Gubernur Sumatra Utara periode 2018-2023 ini menambahkan, PSSI tidak memiliki tanggung jawab untuk membenahi stadion tersebut. Edy menyebut tugas itu merupakan tugas pemerintah daerah setempat.

"Pemerintah pasti tahu apa yang harus dilakukan, karena satu regulasi di dalam pembenahan infrastruktur itu bukan tanggung jawab PSSI tapi pemerintah. Kalau di Aceh berarti pemerintah daerah sana," tutup pria berusia 56 tahun in

Editor:Kamal Usandi
Sumber:bola.net
Kategori:Non Olympic
wwwwww