Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

‎PSSI Pusat Tunjuk Johar Lin Eng sebagai Plt Asprov PSSI Aceh

‎PSSI Pusat Tunjuk Johar Lin Eng sebagai Plt Asprov PSSI Aceh
PSSI
Selasa, 26 Desember 2017 12:46 WIB
Penulis: Yudi
LANGSA - Ketua Umum PSSI Pusat, Edy Rahmayadi melalui suratnya Nomor: SKEP/79/XII-2017 tanggal 20 Desember 2017, menunjuk Johar Lin Eng (Exco PSSI) sebagai Plt Ketua Asprov Aceh, untuk memimpin roda organisasi, khususnya dalam melaksanakan kongres memilih ketua umum baru. 

Penunjukan Plt Ketu Asprov PSSI Aceh itu disambut positif oleh sejumlah kalangan pecinta sepakbola. Seperti, disampaikan Samsul Bahri kepada GoAceh, Selasa (26/12/2017), menyatakan, dirinya sangat mendukung langkah yang diambil oleh PSSI Pusat.
 
Menurut Samsul, penunjukan Plt ini, karena PSSI Pusat telah membatalkan tahapan pelaksanaan Kongres PSSI Aceh yang dalam pelaksanaan sebelumnya terjadi pelanggaran pelanggaran dan tidak sesuai dengan aturan dan statuta PSSI, dan kepengurusan periode 2013-2017 juga tak lagi dapat melaksanakan kongres hingga akhir masa jabatan sehingga kemudian PSSI menetapkan plt untuk melanjutkan roda organisasi khususnya dalam melaksakan kongres.
 
Selain itu, dalam permasalahan voter di mana seperti contoh beberapa klub yang digugurkan haknya dengan alasan tidak berkompetisi selam 2 tahun adalah tidak sesuai karena pada tahun 2015/2016 PSSI tidak melaksanakan kompetisi. 
 
Bahkan, lanjut Samsul lagi, PSSI Aceh pada masa itu melaksanakan kompetisi Ilegal yang hanya untuk putaran di Aceh saja, belum lagi masalah masalah lainnya yang kita inventarisir yang dilakukan pengurus sebelum Plt dengan tujuan meloloskan voter bagi kepentingan mereka.
 
"Kami nantinya akan mengawal kongres yang dilaksanakan dibawah Plt Asprov PSSI Aceh, agar berlangsung sesuai aturan dan sesegera mungkin akan menjadwalkan pertemuan dengan Plt untuk menyampaikan berbagai masukan untuk kemudian menguntungkan semua pihak dalam tujuan membangun sepakbola Aceh dan Indonesia khususnya," sebutnya.
 
"Penunjukan Plt adalah jalan masuk kita melakukan perubahan bagi sepak bola melalui kongres yang bersih, sportif dan bermartabat," ungkapnya.
 
Sementara itu, mantan Ketua Umum PSSI Kota Langsa yang juga menjabat Sekum PSBL, Hasan Basri, mengajak kepada semua insan sepak bola di Aceh untuk berfikir positif atas langkah yang diambil PSSI Pusat dengan menunjuk Plt Asprov PSSI Aceh.
 
Dirinya mengharapkan, Kongres PSSI Aceh yang telah diberi wewenang kepada Plt diharapkan juga bisa berjalan dengan baik, yang sesuai statuta PSSI dan bisa menghasilkan ketua umum dan Esco Asosiasi PSSI Aceh kedepan yang benar benar memahami organisasi dan mau berkorban dengan jujur tulus dan ikhlas, untuk memajukan/membangun persepak bolaan di Aceh.
 
Kemudian mantan kiper PSBL era 80 an ini juga mengharapkan, kedepan Ketua Umum PSSI Aceh yang terpilih bersama esco bisa melaksanakan kompetisi rutine tidak memberatkan klub selaku anggota dan bisa mengayomi serta menjembatani kepentingan klub dan Askot, Askab PSSI baik ditingkat regional maupun nasional, sehingga persepak bolaan di Aceh bisa lebih maju.
 
"Untuk memajukan sepak bola juga dibutuhkan kekompakan, terlebih lebih kita lihat begitu besar perhatian, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, terhadap sepak bola, maka saya yakin kedepan sepak bola di Aceh akan lebih maju," tutup Hasan Basri yang juga pernah menjadi salah seorang peserta assement calon Sekjen PSSI Pusat dari Aceh.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Non Olympic
wwwwww