Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Mantap, Usai Menang dengan Singapura, Indonesia Hajar Tiongkok 2-0

Mantap, Usai Menang dengan Singapura, Indonesia Hajar Tiongkok 2-0
Tim Puteri Indonesia sukses taklukkan Tiongkok. (istimewa)
Kamis, 08 Februari 2018 12:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim putri Indonesia sementara unggul 2-0 atas Tiongkok dalam penyisihan Grup Z Badminton Asia Team Championships 2018.

Butuh satu kemenangan lagi, tim Indonesia akan menjadi juara di Grup Z dan terhindar dari para juara grup lainnya di babak delapan besar, Jumat (9/2/2018).

Angka pertama disumbangkan Fitriani yang memetik kemenangan dari Chen Yufei , dengan skor 16-21, 21-12, 21-15. Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu menambah keunggulan tim usai menundukkan Du Yue/Li Yinhui, dengan skor 21-18, 21-12.

"Puji Tuhan Fitri bisa ambil partai pertama, ini menambah kepercayaan diri kami di partai selanjutnya. Menurut saya ini berpengaruh ke mental adik-adik saya di tim, mudah-mudahan selalu on fire dan tidak menyerah,” kata Greysia.

“Melawan Tiongkok jangan dianggap hal yang luar biasa, main itu hasilnya kalau nggak menang ya kalah. Kalau pertandingan masih 0-0 ya kita masih ada harapan. Semoga ketiga partai selanjutnya bisa menang, dan besok lebih konsisten,” tambah Greysia.

“Saya bilang ke Apri, kami sudah melewati dua pertandingan beruntun sebelumnya yang menguras tenaga dan pikiran, terutama pikiran yang lebih terkuras. Di pertandingan tadi, saya bilang, paksa ya satu-satu, yang penting kami bisa menyumbang angka untuk tim. Du/Li walaupun pelapis, tak bisa dianggap remeh,” ungkap Greysia.

Sementara itu, ini adalah pengalaman pertama Apriyani bermain di pertandingan beregu putri. Sebelumnya Apriyani sudah mencicipi rasanya jadi bagian tim beregu campuran di Piala Sudirman 2017.

“Tidak pernah terpikir jadi ganda pertama dan ada beban, pokoknya hanya mikirnya ke permainan dan bertanggung jawab sama diri sendiri. Memang ada kak Greys yang lebih senior, tetapi kan saya tidak selalu diingatkan terus-terusan, jadi lebih siapkan diri sendiri,” kata Apriyani.

Di partai ketiga, Gregoria Mariska Tunjung sedang berhadapan dengan He Bingjiao. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww