Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Bupati Labuhanbatu Kunjungi Warganya yang Sakit

Bupati Labuhanbatu Kunjungi Warganya yang Sakit
Sabtu, 17 Februari 2018 19:02 WIB
Penulis: Fendry Nababan

LABUHANBATU - Sebagai Bentuk perhatian Bupati Labuhanbatu H. Pangonal Harahap kepada warganya, orang nomor satu di Pemkab Labuhanbatu ini menjenguk warganya yang sakit dan kurang mampu.

Bersama Direktur RSUD Rantauprapat, dr. Syafril Rahmadi Maulana Harahap dan Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Siti Awal Pangonal Harahap, Sabtu (17/2/2018) Pangonal pun mendatangi kediaman Indah (2) anak dari pasangan Sartika (18) dan Putra (20) warga Jalan Paindoan Bawah, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu yang sejak dalam kandungan didiagnosa menderita Hydrocepalus.

Direktur RSUD Rantauprapat, dr. Syafril Rahmadi Maulana Harahap menjelaskan kepada keluarga Indah, bahwa anaknya mengalami Hidrancefalia. Di mana cairannya berada di dalam otak dan mengakibatkan otak tidak berkembang lagi.

"Tidak bisa disedot ataupun dibuat saluran (dari otak), karena bisa fatal dan lebih membahayakan si Indah. Jadi bukan karena tidak dilakukan upaya-upaya untuk menyembuhkan ananda Indah, tetapi memang dari segi medis itu lebih membahayakan,” tegas Syafril.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Siti Awal Pangonal Harahap juga memberikan tali asih sebagai bentuk prihatin dan sayangnya kepada Indah.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww