Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Edy Minta Tim Pemenangan ERAMAS Maksimalkan Kampanye

Edy Minta Tim Pemenangan ERAMAS Maksimalkan Kampanye
Minggu, 18 Februari 2018 18:14 WIB
Penulis: Fatih
MEDAN - Usai penandatanganan surat pernyataan kampanye damai bersama KPU di Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu (18/2/2018), Tim Pemenangan ERAMAS bersama paetai pendukung, relawan, dan pengusung selanjutnya melakukan kampanye dengan berkonvoi dengan rute start dari depan Taman Budaya Sumatera Utara menuju Jalan HM Yamin, kemudian ke Jalan Putri Hijau, lalu berbelok ke Jalan H Adam Malik.

Saat tiba di Posko Pemenangan ERAMAS di Jalan Rivai, calon Gubernur Sumatera Utara nomor 1, Edy Rahmayadi meminta tim pemenangan untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan termasuk memaksimalkan kampanye.

"Kegiatan kampanye ini akan kita lakukan selama dua bulan saja, kita perlu toleransi, soliditas, karena tidak mungkin kita berdangdut ria sementara kita sedang beribadah puasa. Makanya saya meminta kepada tim untuk memaksimalkan waktu dua bulan agar tepat sasaran," tegasnya.

Masih banyak kegiatan-kegiatan yang harus dievaluasi termasuk dalam berkonvoi agar melewati titik-titik yang ramai penduduk.

"Jika saat berkonvoi melewati rumah-rumah ibadah seperti masjid, gereja, pura, dan vihara yang sedang melaksanakan ibadah, saya minta untuk menghentikan kegiatan dan setelah melewati 100 meter, kegiatan kembali kita lakukan. Saya minta tim pemenangan mengatur ini," pintanya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, Olympic, PON
wwwwww