Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Sudah Lakukan Kampanye di 84 Titik, Masalah Pendidikan Selalu Dikeluhkan Masyarakat kepada Syamsuar - Edy Natar Nasution

Sudah Lakukan Kampanye di 84 Titik, Masalah Pendidikan Selalu Dikeluhkan Masyarakat kepada Syamsuar - Edy Natar Nasution
Syamsuar diapit Buya Hamka Tokoh Masyarakat Riau (kiri) dan Mantan Wakil Bupati Bengkalis Suayatno (kanan)
Rabu, 07 Maret 2018 08:46 WIB
Penulis: Ira Widana
PEKANBARU - Beragam persoalan pendidikan terus mencuat dalam setiap kampanye dialogis yang dilakukan Syamsuar - Edy Natar Nasution di Riau Pesisir dan Riau Daratan selama sebulan terakhir ini.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 1 yang diusung dari partai koalisi (PAN, PKS dan NasDem) ini sudah melakukan kampanye dialogis dan tatap muka sebanyak 84 titik di 12 Kabupaten Kota se-Riau.

Penempatan guru yang tidak merata di sekolah-sekolah serta murahnya biaya pendidikan sekolah hanya menjadi isapan jempol belaka.

Ditambah lagi persoalan sarana dan prasarana pendidikan yang belum optimal dengan kelengkapan fasilitasnya yang minim juga masih terjadi dengan konsekwensi menurunnya mutu dan kualitas pendidikan.

Calon Gubernur Riau, Syamsuar yang berpasangan dengan Edy Natar Nasution ini sudah berkomitmen dalam visi misinya di bidang pendidikan untuk Riau lebih baik. Dia berjanji akan membenahi dunia pendidikan Riau dengan segala persoalannya.

"Kami berkeinginan agar pendidikan Riau benar-benar berkompeten dan berkualitas. Tentunya dengan meningkatkan kualitas guru. Karena jika guru hebat, maka siswanya juga akan akan lebih hebat dan berprestasi," kata Syamsuar.

Selain itu juga, masih kata Syamsuar, anak-anak miskin atau kurang mampu tetap akan bisa melanjutkan pendidikan dengan syarat harus berprestasi. Syarat ini bagian dari motivasi agar mereka yang tetap ingin bersekolah harus tetap mengukir prestasi.

Bantuan beasiswa kepada guru dan anak tidak mampu untuk pendidikan S1, S2, dan S3 baik dalam maupun luar negeri. Selain itu juga Syamsuar - Edy Nasution juga akan memprioritaskan pembangunan dan sarana pendidikan serta membangin asrama mahasiswa di Kairo Mesir.

“Komitmen secara teknis yang diperlukan dunia pendidikan, mulai beasiswa, peralatan, bangunan sekolah, guru, guru bantu termasuk gaji semua harus terakomodir dengan baik. Nasib dunia pendidikan di Riau ini masih sangat memprihatinkan. Terutama terkait penanganan tenaga pendidik," tutur Bupati Siak dua periode ini.***

wwwwww