Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kata Gomez, Kekuatan Tim di Liga 1 Merata

Kata Gomez, Kekuatan Tim di Liga 1 Merata
Mario Gomes. (istimewa)
Kamis, 08 Maret 2018 21:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Pelatih Persib, Mario Gomez, merasa sangat tertantang bisa melatih klub di Indonesia. Salah satu alasannya karena kompetisi di Indonesia sulit diprediksi siapa juara di akhir musim.

Pelatih asal Argentina itu mengatakan kalau semua tim peserta kompetisi memiliki peluang yang besar untuk menjadi juara di setiap musimnya. Hanya ada beberapa tim yang selalu menjadi langganan di papan atas, meski juga belum tentu menjadi juara.

"Saya merasa setiap tim di kompetisi Indonesia punya kualitas merata. Bisa menang dan bisa saling mengalahkan," kata Mario Gomez yang pernah berkiprah di Liga Super Malaysia saat menangani JDT.

Menurut Mario Gomez tidak adanya tim yang mampu mendominasi di setiap musim, membuat atmosfer kompetisi menjadi seru. Berbeda dengan kebanyakan negara Eropa, tidak terkecuali kompetisi di Asia, dan Asia Tenggara.

"Jadi ini tentu berbeda kalau diambil contoh misalnya La Liga Spanyol. Real Madrid dan Barcelona masih terlalu mencolok dibandingkan tim lainnya," ujar Mario Gomez.

Di kompetisi Liga Italia Serie A juga demikian. Sudah bermusim-musim ini Juventus selalu keluar sebagai juara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww