Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Milad VII Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy Dihadiri Kedutaan Sudan

Milad VII Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy Dihadiri Kedutaan Sudan
Kamis, 08 Maret 2018 21:12 WIB
Penulis: Syawal Jose
KOTO KAMPAR HULU - Ratusan jema'ah menghadiri milad Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy di Desa Sibiruang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kamis (8/3/2018). Milad kali ini kembali dihadiri duta besar Sudan untuk Indonesia DR M Thoyib Muhammad Bin Husein.

Milad ini dihadiri sejumlah ulama, tokoh dan pejabat. Tampak hadir Abuya H Alaiddin Athory Aidarus yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Saran, Kabun, Pimpinan Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy KH Ujang Umar Tengku Arifin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kampar H Alfian, sejumlah pimpinan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kampar, Rokan Hulu dan Sumbar, Anggota DPD RI H Abdul Gafar Usman yang diwakili Staff Mahyudi,S.Sos.I, sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang menuntut ilmu di Sudan, Camat Koto Kampar Hulu, Kapolsek XIII Koto Kampar, kepala desa se-Kecamatan Koto Kampar Hulu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ratusan jema'ah.

Milad VII Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy bersamaan dengan tawajjuh akbar tariqah naksabandi

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kampar Alfian dalam pengarahannya menyampaikan, pesantren adalah bagian sejarah bangsa yang melahirkan tokoh kebanggaan. "Banyak petinggi di negara lahir dari pesantren. Tentu beda orang yang memiliki ilmu agama dalam menjalankan pemerintahan. Pesantren membentuk manusia berilmu dan berakhlak mulia," ujar Alfian.

Ia menyebutkan, pesantren sebagai penyelenggara pendidikan didalamnya ada satuan madrasah, aliyah, tsanawiyah bahkan diniyah.

Pendidikan di pesantren adalah bagian dan upaya Kemenag dalam meningkatkan pemahaman terhadap kitab kuning. Ia mengakui saat ini masih rendah pemahaman santri terhadap kitab kuning padahal pondok pesantren diharapkan melahirkan santri yang memiliki kemampuan dalam menguasai ilmu agama dan tentunya referensinya kitab kuning itu sendiri.

Alfian berharap momen milad di pondok pesantren ini dijadikan sebagai ajang muhasabah, evaluasi bagaimana lembaga pendidikan memilili kemampuan memahami kitab kuning untuk ditingkatkan dimasa yang akan datang dan diharapkan pesantren melahirkan cendikiawan muslim yang bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara.

Sementara itu DR M Thoyib Muhammad Bin Husein dari Kedubes Sudan di Indonesia menyampaikan, tahun lalu pihaknya mengirimkan dua santri dari Ponpes Al Karomah Aidarusy melanjutkan pendidikan S1 ke Sudan. Tahun ini kembali akan diutus dua orang lagi dalam program yang sama.

Ia menyebutkan, Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy ini adalah sebuah pondok pesantren yang modern, mengajarkan santri ilmu umum dan ilmu agama.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy KH Ujang Umar Tengku Arifin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan di Pondok Pesantren ini dan mengajak kaum muslimin dan muslimat ikut menyumbangkan kelebihan rezeki untuk penyelenggaraan pendidikan di pesantren.

Menurut Abuya Ujang, pondok pesantren cita-citanya mendidik anak menjadi anak yang soleh dan soleha.

Sedangkan Pimpinan Pondok Pesantren Al Karomah Aidarusy Abuya H Alaiddin Athory Aidarus dalam tausiahnya menyampaikan, orang tua yang lengah bisa saja anaknya menjadi anak yang durhaka kepada Allah SWT. "Marilah menjadikan anak kita menjadi anak yang soleh. Mari perhatikan tiga hal anak kita yaitu keimanan, pendidikan dan jasmani mereka," ujar Buya Alaiddin.

"Kalau kita hanya melahirkan anak yang dapat makan ini adalah penghinaan. Sifat manusia harus berilmu pengetahuan. Setelah Allah ciptakan Adam maka Allah ajarkan Adam. Kalau kita tak bisa mendidik anak makanya serahkan kepada lembaga pendidikan," imbuh Buya Alaiddin.

Dikatakannya, kita jangan abai dengan ilmu pengetahuan. Alam baru kita bisa manfaatkan kalau sudah memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi. "Iman dan taqwa yang akan mengantarkan kita ke surga," ulasnya.

Ia mengingatkan orang tua agar mendidik anaknya beribadah sejak usia dini. "Anak berusia tujuh tahun harus diajarkan sholat, siapa Tuhan yang akan disembah. Banyak ayah acuh saja ketika melihat anak tidak sembahyang," tegas Buya Alaiddin. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww