Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Proyek Nasional di Riau tak Sesuai Jadwal Termasuk Tol Dumai-Pekanbaru, Noviwaldy: Jokowi Harusnya Rajin ke Riau

Proyek Nasional di Riau tak Sesuai Jadwal Termasuk Tol Dumai-Pekanbaru, Noviwaldy: Jokowi Harusnya Rajin ke Riau
Kamis, 08 Maret 2018 20:59 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Sejumlah pembangunan infrastruktur proyek negara yang saat ini tengah dilaksanakan di Riau dinilai lambat dan tidak sesuai jadwal penyelesaian. Salah satunya adalah infrastruktur jalan tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 KM, yang dicanangkan selesai pada tahun depan. Melihat hal itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman menyarankan agar Presiden Jokowi Widodo rutin mengunjungi Riau.

Menurut pria yang akrab disapa Dedet ini, pembangunan infrastruktur di daerah cenderung lebih cepat terselesaikan jika diawasi langsung oleh kepala negara. Hal itu disampaikannya kepada GoRiau.com, Kamis, (8/3/2018), ketika ia mengaku pesimis terhadap tercapainya target penyelesaian tol sesuai waktunya.

"Saya rutin melihat progres pembangunan tol itu, dulu rumput-rumputnya sudah bersih dibulldozer, sekarang sudah hijau lagi. Makanya saya sarankan pak Jokowi sering - seringlah main ke Riau, kalau saya lihat dimana ada pak Jokowi, pembangunannya lebih cepat," ujarnya.

Selain infrastruktur jalan tol, juga masih ada pembangunan jalur kereta api. Untuk itu, beliau juga meminta agar Jokowi lebih memperhatikan daerah Riau agar pembangunannya dapat maksimal, karena Riau juga merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia.

Dikatakannya, pembangunan - pembangunan infrastruktur ini seringkali terkendala jika tanpa diawasi oleh presiden secara langsung. "Setahu saya, kalau presiden sudah terbang kejakarta, ada peluang pekerjaan jadi berhenti sejenak," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, memang Presiden RI rencananya akan berkunjung dalam waktu dekat. Meski sebelumnya kedatangannya sempat diundur, namun berbagai daerah di Riau tetap sedia mempersiapkan secara maksimal dalam menyambut kedatangan orang nomor satu se-Indonesia itu.

Adapun maksud kedatangan tersebut, salah satunya adalah agenda untuk meninjau langsung kawasan sawit yang akan direplanting. Saat ini, Riau merupakan perkebunan kelapa sawit yang juga terbesar di Indonesia. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww