Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  PON

Unsyiah Mulai Terapkan Kuliah E-Learning Jarak Jauh

Unsyiah Mulai Terapkan Kuliah E-Learning Jarak Jauh
Kamis, 08 Maret 2018 16:34 WIB
BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai tahun ini menerapkan sistem belajar online E-learning dengan tujuh universitas yang tergabung dalam Program Implementation Unit (PIU) 7 in 1. Sistem ini untuk mempermudah proses pembelajaran jarak jauh sekaligus meningkatkan kualitas perkuliahan. 

Sistem ini diluncurkan oleh Prof. Intan Ahmad, Ph.D., Direktur Jenderal  Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui video conference di Gedung Digital Library, Universitas Negeri Yogyakarta, Kamis (8/3).

Selain Unsyiah, sistem ini juga diterapkan di Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Tanjungpura, Universitas Lambung Mangkurat, Univesitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, dan Unsyiah.

Dalam sambutannya, Intan Ahmad mengatakan saat ini dunia digital di Indonesia semakin berkembang dan sulit untuk diprediksi. Untuk itu, dunia pendidikan harus dapat menyesuaikan diri. Termasuk salah satunya menghadirkan sistem yang dapat mempermudah perkuliahan sekaligus meningkatkan proses pendidikan, terutama bagi generasi millennial. Hadirnya sistem E-learning menurutnya dapat menghadirkan proses belajar online tanpa harus tatap muka antara dosen dan mahasiswa.

Bahkan, sistem ini memungkinkan para mahasiswa mengambil mata kuliah dari kampus berbeda. Konsep ini menurut Intan telah banyak diterapkan di beberapa negara maju di dunia.

''Mahasiswa bisa mengambil mata kuliah dari kampus lain dan mendapat sertifikat, tetapi tetap harus diperhatikan kualitas kampus yang dituju,'' pesan Intan.

Ia berharap penerapan sistem E-learning di tujuh kampus di Indonesia ini dapat menjadi pilot project sehingga dapat diterapkan di kampus lainnya di Indonesia.

Sementara itu, Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., menyambut baik hadirnya sistem kuliah E-Learning. Terlebih lagi, Unsyiah telah menerapkan sistem E-learning sejak tahun 2008. Pengembangan ini menurutnya dapat menghadirkan kenyamanan dan kemudahan dalam proses belajar mengajar. Rektor pun berharap dengan pengembangan ini dapat meningkatkan prestasi mahasiswa sekaligus mendukung aplikasi KRS Online berbasis Android yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.

Khusus bagi mahasiswa Unsyiah, sistem E-learning dapat diakses di elearning.unsyiah.ac.id. Sistem ini mencakup beberapa konten akademik seperti teks, slide, tautan, dokumen, grafis, animasi, e-book, audio, video, hingga soal ujian kuis. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:PON, Aceh
wwwwww