Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Di Mata Para Akademisi, Sihar Sitorus Sosok Politikus Santun

Di Mata Para Akademisi, Sihar Sitorus Sosok Politikus Santun
Senin, 09 April 2018 13:57 WIB
Penulis: rel
MEDAN- Berbagai penilaian positif muncul menggambarkan sosok Sihar Sitorus yang merupakan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut).

Sejumlah akademisi menilai bahwa Sihar Sitorus adalah sosok politikus yang santun. Hal itu dinilai nyata dari etika politik Sihar yang selalu menyempatkan waktunya untuk mengucapkan selamat ulang tahun untuk lawan politiknya.
 
Salah satu akademisi yang di wawancarai wartawan yakni Evo M Damanik SE MM yang menyebutkan bahwa ucapan selamat ulang tahun dari wakil gubernur yang mendampingi Djarot Saiful Hidayat tersebut terhadap pasangan Eramas membuka pandangan masyarakat bahwa politik bukan pertarungan fisik, tetapi metode. 
 
Contohnya ketika Sihar mengucapkan selamat ulang tahun pada Edy Rahmayadi saat berkunjung ke Aek Nabara. Dengan mengucapkan selamat ulang tahun di salah satu warung cendol itu, maka Sihar telah mengkampanyekan bahwa politik bukan pemecah ikatan sosial, baik dari aspek suku, agama, ras dan antargolongan.
 
“Demikian juga ketika dia mengucapkan selamat ulang tahun pada wakilnya yakni Ijeck yang videonya diambil di kebun binatang di Pematangsiantar. Itu lebih menujukkan lagi bahwa Sihar tidak bertarung fisik tetapi bertarung program. Karena orang–orang tahu bahwa kebun binatang tersebut dikelola oleh PT Unitwin Indonesia Medan, milik pengusaha nasional dan pencinta lingkungan hidup DR H Rahmat Shah yang masih memiliki kekerabatan dengan Ijeck,” katanya di Medan.
 
Ungkapan senada diucapkan oleh Sekretaris Association of Lecture for Financial and Economic Development (ALFED) atau Asosiasi Dosen untuk Pengembangan Literasi Keuangan dan Ekonomi Korda Sumut Dr Immanuel E S Sebayang SE MM. Ia menilai, dua video yang viral di masyarakat Sumut tersebut akan mampu meyakinkan masyarakat untuk menjalankan politik secara santun dan memilih yang terbaik.
 
Pasalnya, pada proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut 2018 ini, marak isu yang dapat memicu konflik, khususnya isu SARA yang disebarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dengan kata lain, Sihar telah menjalankan etika politik yang baik tanpa mempersoalkan apa pun juga. 

“Sihar itu melakukan pendekatan masyarakat secara intelektual dan humanis. Belum pernah sekali pun kita menemukan bahasa Sihar yang sesumbar untuk menyudutkan lawan politiknya. Bahkan yang ada menyapa lawan politiknya, sebagai bukti bahwa Pilkada ini adalah proses pencarian pemimpin, bukan kekuasaan yang diraih dengan mengorbankan keheterogenan Sumut,” katanya. 

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan
wwwwww