Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Kalah dari Borneo, Joko Susilo Sebut Menyakitkan

Kalah dari Borneo, Joko Susilo Sebut Menyakitkan
Selasa, 10 April 2018 12:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Arema FC lagi-lagi harus menerima kekalahan. Ini merupakan kekalahan beruntun setelah di pekan kedua digasak Persija. Kali ini bermain di pekan ketiga LIGA 1 2018, Arema menyerah dari Borneo FC.

Sempat unggul lebih dulu di babak pertama dalam laga di Stadion Segiri, Samarinda, Senin kemarin malam, Arema di akhir pertandingan justru gigit jari. Gol dari Titus Bonai dan Lerby Eliandri menghancurkan harapan Arema FC.

"Para pemain sudah bekerja keras dan banyak peluang yang tercipta. Perbaikan sudah diperlihatkan pemain dari 2 laga sebelumnya," kata Joko Susilo yang setelah pertandingan ini akan menyerahkan jabatannya kepada Milan Petrovic selama 2 pekan.

"Pertandingan melawan Borneo FC ini kalau saya lihat sudah lebih bagus dari 2 pertandingan sebelumnya. Tapi ya kami tidak bisa mengubah hasil, Arema tetap kalah. Ini menyakitkan," Joko Susilo, menambahkan.

Lebih lanjut Joko Susilo juga mengungkapkan ada faktor konsentrasi yang goyah. Terutama ketika banyak pelanggaran ditimpakan terhadap timnya.

Akibatnya Arema terus tertekan. Puncaknya Borneo FC mampu mencetak 2 gol. "Konsentrasi pemain saya mulai terganggu saat terjadi banyak pelanggaran," ujar Joko Susilo.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Kalimantan Timur
wwwwww