Transformasi UKM ke Platform Online, Aulia: Harus Komitmen, Baru Sukses
![]() |
Penulis: Winda Mayma Turnip
E-UKM merupakan inovasi bagi UKM, yakni memanfaatkan kecanggihan dan kemajuan teknologi dalam mengembangkan bisnisnya, sehingga dapat menjangkau konsumen secara lebih luas. Namun pertama - tama, Ketua Umum IdEA sekaligus CEO Blanja.com Aulia E Marinto menuturkan agar dapat menjadi seorang e-UKM yang sukses, diperlukan komitmen kuat sebelum mendaftarkan usahanya di market place.
"Kami terus menggelar program - program pemberdayaan e-UKM untuk menstimulus dan membekali pelaku UKM agar mampu memanfaatkan teknologi, digital serta kanal online termasuk marketplace dalam mengembangkan bisnis mereka. Untuk berhasil, pelaku UKM saya tegaskan, tidak cukup hanya niat, mereka harus memiliki komitmen dalam mengembangkan usahanya. Itulah modal utama yang harus dimiliki untuk mencapai kesuksesan," tuturnya kepada GoRiau.com, Kamis, (12/4/2018).
"Setelah komit baru mendaftar ke market place, maka kita IdEA disini sifatnya adalah untuk mengedukasi dan mensosialisasikan pengetahuan terhadap e-commerce ini. Sehingga ketika mereka telah komitmen, mereka juga punya pengetahuan dan sudah memiliki ilmu untuk menghadapi tantangan - tantangan yang akan dihadapinya kedepan," imbuhnya lagi.
Setelah itu, Aulia kemudian menjelaskan Kenduri e-UKM ini telah sukses diselenggarakan di 11 kota pada 2017, melibatkan lebih dari 2000 pelaku UKM.
Diharapkan, program - program yang telah dilaksanakan dalam mengedukasi masyarakat UKM ini akan berdampak positif pada kemajuan signifikan pendapatan pelaku bisnis yang pada akhirnya juga membantu mensejahterakan perekonomian daerah atau bangsanya.
"Kita berharap ada langkah lanjutan dari pihak pemerintah daerah masing - masing dan stakeholder, terutama bagi UKM yang tadi saya sebutkan. Harus komitmen memajkan usahanya, pemerintah juga mendorong UKM ini dalam mengembangkan bisnisnya, karena jika kesuksesan itu tercapai, nantinya akan memajukan perekonomian UKM itu sendiri, memajukan ekonomi daerah dan negara," pungkasnya. ***













