Bapak Reformasi Akui Syamsuar - Jendral Edy Nasution Duet Terbaik dari Pandangan Perpolitikan di Indonesia
![]() |
| Amien Rais, cendikiawan muslim ini mengajak masyarakat memilih Syamsuar - Edy Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. |
Penulis: Ira Widana
Bagi Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Syamsuar - Edy Nasution adalah duet birokrat dan militer terbaik di pandangannya terhadap perpolitikan di Indonesia, khususnya untuk memajukan Provinsi Riau ini.
"Syamsuar adalah Bupati Siak dua periode yang mampu menjaga amanah masyarakatnya untuk memajukan Siak. Dia pamong sejati yang berpengalaman membangun Kabupaten Siak menjadi lebih maju," kata cendiakawan muslim ini di Lapangan Bukit, Senapelan, Pekanbaru, Minggu, (7/1/2018) lalu.
"Begitu juga dengan Jendral Edy Nasution, dengan pengalamannya di militer selama 30 tahun lebih, dia akan menegakkan disiplin militer untuk keamanan Riau yang insyaAllah dipimpin seorang Pamong yang sangat berpengalaman di Pemerintahan," sebut mantan Ketua Umum Muhamadiyah.
Pengalaman Syamsuar dalam birokrat yang dimaksud Amien Rais ini terbukti Syamsuar mengawali karier dari pegawai honorer, Camat, Kadis di lingkup Pemkab Bengkalis, pejabat Bupati Kepulauan Meranti saat baru pemekaran dan Bupati Siak dua periode.
Pengalamannya itu yang membuat Syamsuar sukses membangun Kabupaten Siak yang selalu menjadi percontohan bagi daerah di Indonesia ini salah satunya dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang masuk kategori terbaik se Indonesia dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menetapkannya Best Practice dan Percontohan.
Ditunjuknya PTSP Kabupaten Siak berbasis online sebagai percontohan aplikasi bagi Kabupaten Kota lainnya oleh KPK ini tentunya bukti nyata bahwa pelayanan publik di Kabupaten Siak ini sangat mudah dan tidak merepotkan masyarakat.
Wawan Wardiana, Direktur Litbang KPK RI di Pekanbaru saat kunjungannya ke Siak beberapa waktu lalu mengajak seluruh Kepala Daerah di Riau untuk menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada PTSP, sehingga tidak ada lagi intervensi dari pihak manapun.
Tidak hanya Siak yang pernah dibangun dengan baik oleh Syamsuar, tapi Kepulauan Meranti juga pernah di pimpin oleh ayah tiga anak ini. Semasanya menjabat, Penjabat Bupati Kepulauan Meranti, Syamsuar sampai lupa menjaga kesehatannya dan jatuh sakit selama seminggu.
"Tidak peduli hujan dan panas, pak Syamsuar ini meninjau daerah-daerah yang masih jauh dari infrastruktur. Sehingga semasa dia menjadi Bupati Meranti, banyak pembangunan jalan yang sangat membantu masyarakat terhubung dari satu desa ke desa lainnya," kata Purwanto tokoh Jawa yang sudah sejak puluhan tahun silam menetap di Meranti.
Baginya, Cagub Riau nomor 1 ini merupakan orang pesisir yang tidak pernah membedakan etnis, golongan, suku dan agama masyarakat di Meranti ataupun di Siak. Makanya masyarakat di Siak itu dapat hidup berdampingan satu sama lainnya dengan aman dan nyaman.
"Makanya kita pilih nomor 1, Gubernur Riau baru Syamsuar Edy Nasution," kata Purwanto yang sengaja datang ke Pekanbaru untuk menghadiri kampanye dialogis Syamsuar dengan masyarakat Jawa di Pekanbaru.
Syamsuar-Edy Nasution diusung partai yang didirikan Amien Rais, PAN (7 kursi) , NasDem (3 kursi), dan PKS (3 kursi) sebagai syarat untuk maju dalam pemilihan gubernur Riau adalah pasangan calon harus memiliki 13 kursi atau 20 persen suara di legislatif. ***
| Kategori | : | Metropolitan, Riau |













