Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
3
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
6 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
4
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
5
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  PON

Demi Dapat Rumah Bantuan Rumah, Warga Gandapura Bireuen Rela Jual 4 Sapi

Demi Dapat Rumah Bantuan Rumah, Warga Gandapura Bireuen Rela Jual 4 Sapi
Sabtu, 14 April 2018 14:01 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Demi untuk mendapatkan rumah bantuan layak huni, warga Gampong Cot Puuk, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen rela menjual 4 ekor ternak sapinya.

Hal itu dialami warga muskin, M Nasir (52), Ia merupakan salah seorang dari sekian banyak warga lainnya di kawasan Gandapura, Bireuen yang menjadi korban penipuan dari calo rumah bantuan.

"Saya sudah menjual 4 ekor sapi dengan harga Rp31 juta, sementara rumah bantuan layak huni yang saya idamkan baru hanya sebatas dibangun pondasi dasar," katanya kepada wartawan, Sabtu (14/4/2018).

Menurut M Nasir, dirinya terpengaruh dengan informasi adanya rumah bantuan, sehingga mengajukan usulan agar rumah layak huni untuk keluarganya dapat diterima, kemudian ia dipertemukan dengan oknum calo melalui dua orang warga setempat sebagai orang kepercayaan pelaku.

Selanjutnya, M Nasir langsung menyerahkan uang secara bertahap dengan jumlahnya hingga mencapai Rp31 juta.

“Setelah terjual 4 ekor sapi, kami langsung membongkar rumah lama guna dibangun rumah baru. Tapi hingga sekarang hanya dibangun pondasi dasar. Saat itu pelaku hanya mengantar, 1 truk pasir, 1 truk batu mangga serta beberapa batang besi," terangnya.

Informasi lain yang didapat GoAceh, tak hanya M Nasir, puluhan warga lainnya dikawasan itu juga ikut menjadi korban penipuan rumah bantuan.

“Untuk masalah ini, saya sudah membuat laporan ke Polres Bireuen dan meminta pihak kepolisian dapat mengusut pelaku penipuan ini," sebutnya. ***

Kategori:PON
wwwwww