Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
23 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
17 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
21 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

H Said Hasyim Buka Pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom Aisyiyah

H Said Hasyim Buka Pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom Aisyiyah
Sabtu, 14 April 2018 08:04 WIB
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membuka pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom Aisyiyah, Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Selatpanjang, Jalan Masjid Taqwa, Jumat (13/4/2018).

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua MUI Kepulauan Meranti H Mustafa, Kepala Kantor Kementrian Agama Meranti Darwis SAg, Anggota DPRD Meranti Ardiansyah, Pimpinan Wilayah Muhamaddiyah Provinsi dan Kepualaun Meranti, dan tokoh masyarakat/ agama serta lainnya.

Pembukaan pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom ditandai dengan pengalungan tanda dan pemasangan pin tanda peserta oleh H Said Hasyim.

Pada kesempatan itu, Said Hasyim yang juga seorang Muhammadiyah mengucapkan apresiasi kepada panitia yang telah mensukseskan terselenggaranya acara itu. Ia berharap pelatihan dalam rangka menguatkan peran Aisyiyah dalam mengembangkan dakwah dengan mencetak pendakwah perempuan yang profesional dapat diwujudkan.

Dan yang tak kalah penting menurut Said Hasyim, melalui kegiatan itu dapat dapat mencetak para pendakwah wanita yang mampu memberikan percerahan ditengah masyarakat untuk melaksanakan Islam murni sesuai syariat yang dicontohkan oleh Rasulullah.

Sekedar informasi kegiatan pelatihan Mubalighat dan Baitul Arqom yang ditaja oleh Pengurus Aisyiyah Kepulauan Meranti itu diikuti oleh 67 peserta mubalighat dan Baitul Arqom yang berasal dari Selatjang dan Kecamatan lainnya, para peserta ini akan digembleng menjadi Mubalighat selama 3 hari kedepan.

Seperti ditegaskan oleh panitia penyelenggara, kegiatan ini pada dasarnya untuk menggemleng perserta agar mampu menggerakan dan mengembangkan pengajian Aisyiah yang berbasis dakwah disetiap cabang dan ranting, selain itu juga menghasilkan kader terampil dan kompeten dibidang dakwah yang mampu memmberikan pencerahan kepada masyarakat.

Hal senada juga diutarakan oleh, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Meranti Dra. Suryati, sebagai mata rantai pergerakan Islam di Provinsi Riau khususnya Kepulauan Meranti, organisasi yang dipimpinya merasa terpanggil untuk berpartisipasi aktif mengembangkan dakwah dalam rangka mencibtakan pendahwah perempuan yang profesional. Sekaligus mensukseskan cita-cita Aisyiyah dalam mencetak seribu Mubalighat.

"Untuk itu kami terus berupaya keras untuk melaksanakan acara ini meski dalam keterbatasan. Semoga nantinya Mubalighat yang lulus dapat menyalurkan ilmu yang didapat di tengah masyarakat," ujarnya. 

"Semoga pergerakan perempuan yang didasari amar Maqruf Nahi Mungkar dalam mewujudkan cita cita Aisyyah mencetak seribu Mubalghat dapat diwujudkan," ucapnya lagi.

Terkahir Pimpinan Daerah Muhamaddiyah Kepulauan Meranti Susito menegaskan pergerakan Muhammadiyah dimana Aisyiyah merupakan sayapnya tak terlepas dari penegakan amal makruf nahi mungkar. Melalui pelatihan Mubalighat yang mampu mencetak para pendakwah wanita profesional itu diharapkan semakin mengencarkan penegakan amal makruf nahi mungkar ditengah masyarakat. (rls)

Editor:Safrizal
Sumber:Humas Setdakab Kepulauan Meranti
Kategori:Voli, Riau
wwwwww