Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Riau

Hati-hati Melintas di Jalintim Pangkalan Kerinci, Kendaraan Anda Bisa Terperosok

Hati-hati Melintas di Jalintim Pangkalan Kerinci, Kendaraan Anda Bisa Terperosok
Kondisi drainase di bawah trotoar di Jalintim Pangkalan Kerinci, Jumat (18/5/2018).
Jum'at, 18 Mei 2018 15:26 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Kondisi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan di beberapa titik kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

Salah satunya drainase ini, yang berada di Jalintim Pangkalan Kerinci, tepatnya di Gang Pribadi. Drainase selebar 2 meter ini tanpa tertutup cor.

Pantauan GoRiau.com, Jumat (18/5/2018), di lokasi ini minim rambu peringatan. Hanya ada dua batang pisang berukuran kecil yang sengaja ditanam.

Kondisi ini sangat berbahaya jika hujan turun, karena biasanya air akan menggenang lebih tinggi dari permukaan aspal Jalintim.

Menurut warga, titik lokasi yang kerap tergenang air ini tak kunjung diperbaiki setelah sebelumnya drainase tersebut dibersihkan dari lumpur.

"Tak ditutup lagi, tak dicor kembali jadi begini kondisinya. Kalau hujan turun agak lama juga banjir lagi," tutur warga.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara yang belum pernah melintas di jalan ini.***

Kategori:PON, Riau
wwwwww