Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Kutuk Rangkaian Aksi Terorisme di Tanah Air, Bamsoet: Satu Kata Lawan!

Kutuk Rangkaian Aksi Terorisme di Tanah Air, Bamsoet: Satu Kata Lawan!
Jum'at, 18 Mei 2018 16:21 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya rangkaian aksi teror di Tanah Air dalam sepekan ini. Keprihatinan Bamsoet itu ia sampaikan saat menyampaikan pidato pembukaan masa sidang ke-V tahun persidangan 2017-2018, Jumat (18/5/2018).

Tak hanya itu saja, mantan Ketua Komisi III itu mengenakan pakaian serba hitam kali ini. Mulai dari peci yang melekat di kepala, hingga jas, kemeja, dan dasinya hari ini. Seperti biasanya, Bamsoet juga menyertakan jargon yang ditayangkan dalam layar besar di ruang rapat paripurna. Kali ini jargon itu bertuliskan "Hanya Satu Kata: LAWAN".

"Dengan terjadinya peristiwa tersebut, atas nama Pimpinan DPR dan segenap Anggota DPR, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, sekaligus mengutuk dengan keras tindakan biadab yang tidak berkeprimanusiaan itu," jelas Bamsoet di ruang rapat paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

DPR, lanjut Bamsoet, meminta penegak hukum untuk mengusut dengan tuntas serta menumpas jaringan terorisme sampai ke akar-akarnya. Ia menjanjikan lembaganya bersama pemerintah segera menyelesaikan revisi UU Terorisme guna memberikan payung dan kepastian hukum dalam pemberantasan terorisme.

"Kami juga meminta sekali lagi kepada Pemerintah agar bersikap satu suara dalam pembahasan RUU tersebut," tutur Bamsoet.

Apresiasi diberikan Bamsoet kepada aparat kepolisian yang telah sigap menindak berbagai aksi terorisme di Surabaya, Sidoarjo dan juga Riau.

Politikus Partai Golkar itu menekankan agar penjagaan di tempat ibadah, objek vital negara, dan sarana publik lainnya ditingkatkan serta dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri ini. Bamsoet juga meminta masyarakat tetap tenang dan tak mudah terprovokasi.

"Kepada masyarakat, saya menghimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi dan tidak ikut menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diminta aktif berpartisipasi melaporkan kepada aparat keamanan, jika mengetahui ada kegiatan atau ada orang yang mencurigakan dilingkungannya masing-masing," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:okezone.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww