Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Terciduk Beraktivitas Dibulan Ramadan, Pengelola Hingga Pengunjung Warem Jalan SM Amin Diamankan ke Polda Riau

Terciduk Beraktivitas Dibulan Ramadan, Pengelola Hingga Pengunjung Warem Jalan SM Amin Diamankan ke Polda Riau
Tampak aparat Polda Riau berpakaian sipil sedang memproses mereka yang terjaring razia, Senin tengah malam (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Selasa, 22 Mei 2018 00:26 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Aparat Sub-Direktorat IV Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Senin (22/5/2018) malam, menindak warung remang-remang (Warem) di Jalan SM Amin Pekanbaru, yang nekat buka dibulan suci Ramadan.

Dalam razia tersebut, pihak berwajib mengamankan sedikitnya tiga orang pria serta satu wanita, terdiri dari pengelola hingga pengunjung, yang kedapatan tengah minum tuak dengan diiringi dentuman musik keras.

Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto melalui Kasubdit IV AKBP Gunar Rahadianto yang memimpin langsung razia Cipta Kondisi (Cipkon) ini menuturkan, mereka yang terjaring itu sebagian diantaranya juga tidak memiliki identitas diri (KTP).

Mereka pun kemudian digelandang ke Polda Riau, Senin tengah malam untuk didata. Kata AKBP Gunar, salah satu target razia yang dilakukan jajarannya adalah premanisme, guna menciptakan situasi kondusif selama Bulan Ramadan.

"Tujuannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan. Kita tadi menargetkan sasaran ke Jalan Riau Ujung (Arah SM Amin, red), di mana kita dapatkan sebagian tempat tidak ada aktivitas (Tutup, red)," terangnya.

Kemudian razia dilanjutkan ke kawasan Stadion Utama yang cukup rawan terjadinya kejahatan. Di sini juga situasi aman dan tidak ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas, demikian dipastikan Kasubdit IV.

"Kita lakukan juga pengecekan serta patroli ke Stadion Utama. Sementara belum ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas," pungkas dia berbincang dengan GoRiau.com usai razia digelar.

Kepolisian juga mengimbau kepada pemilik usaha, agar menghentikan aktivitasnya selama Bulan suci Ramadan, sehingga situasi kondusif dapat terjaga di tengah-tengah masyarakat, terutama umat muslim yang menjalankan ibadah. ***

wwwwww