Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Polda Metro Bantah Isu Mahasiswa HMI Pendemo Monas Meninggal Dunia

Polda Metro Bantah Isu Mahasiswa HMI Pendemo Monas Meninggal Dunia
Jum'at, 25 Mei 2018 20:34 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Pihak Polda Metro Jaya menegaskan, tak ada satu pun Mahasiswa Islam HMI (HMI) yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (21/5) lalu.

Sebab, banyak pesan berantai melalui media sosial yang menyebutkan ada yang meninggal dunia saat aksi itu. "Itu hoaks," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/5).

Meskipun demikian, Argo mengakui banyak mahasiswa dan anggota yang mengalami luka-luka pasca kerusuhan itu. Namun, mereka sudah mendapatkan perawatan medis dan dipulangkan.

"Mahasiswa yang unjuk rasa diamankan pada malam itu, tidak ada yang ditangkap tapi kita obatkan, dibawa ke RS lalu dipulangkan," ujarnya.

Hal ini pula ditegaskan oleh Humas HMI MPO Cabang Jakarta Muhammad Nur Kelrey yang mengatakan, kalau kadernya bernama Irfan Maftuh masih dalam perawatan medis.

Berikut pernyataannya : Mohon Ijin Jenderal HMI MPO yang aksi kemarin di istana kami minta klarikfikasinya juga sbb:

Asslmkm wr.wb.

Klarifikasi. Sehubungan dengan beredarnya foto-foto terkait meninggalnya salah satu masa aksi 21 mei 2018 di Depan istana negara, maka kami dari pengurus HMI MPO Cabang Jakarta mengklarifikasi terkait hal tersebut, bahwa, foto yg beredar itu TIDAK BENAR dan sampai saat ini saudara IRFAN MAFTUH baik -baik saja dan  masih rawat jalan.

Dan meninggalnya kader asal Medan atas nama saudara jefri bulek Siregar itu bukan karena aksi tgl 21 - 08 - 2018 kemarin di depan istana, Jefri bulek Siregar meninggal karena sakit, bukan karena ikut aksi apalagi dipukuli polisi.

Atas perhatian nya, kami ucapakan terimakasih kepada seluruh kader, alumni  HMI dan teman2 media.

Wassalam, Muhammad Nur Kelrey, Humas HMI MPO Cabang Jakarta***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww