Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Riau

Meskom Tuan Rumah Festival Colok Bengkalis 2018

Meskom Tuan Rumah Festival Colok Bengkalis 2018
Festival Colok menjadi angenda setiap tahun digelar Pemkab Bengkalis dimulai pada malam 27 Ramadan atau disebut malam 7 likur oleh masyarakat Bengkalis.
Senin, 28 Mei 2018 15:30 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS- Festival Lampu Colok tingkat Kabupaten Bengkalis kembali digelar tahun 2018. Pembukaan festival akan dipusatkan di Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga melalui Kabid Kebudayaan Khairani Alwi, Senin (28/5/2018). Menurutnya, pembukaan akan langsung dilakukan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin.

"Tahun ini tuan rumahnya Desa Meskom, lokasinya di lapangan sepakbola. Insya Allah pak Bupati langsung yang akan membukanya," ujar Khairani.

Ia menjelaskan berbagai hal menjadi pertimbangan ditunjuknya Desa Meskom sebagai tuan rumah. Diantaranya sebut Khairani, di sana termasuk desa berprestasi bidang pelestarian lampu colok.

"Ini untuk memotivasi masyarakat di sana juga agar terus melestarikan tradisi lampu colok," terangnya.

Kabid Kebudayaan menuturkan pihaknya sudah membuka pendaftaran untuk peserta lampu colok. Hanya saja, para peserta akan dinilai pihak kecamatan masing-masing untuk mendapatkan dana pembinaan dari Disparbudpora.

"Pendaftaran sudah dimulai, mungkin berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami akan menghubungi pihak kecamatan, nanti kecamatan yang akan menerima pendaftaran dan menentukan mana saja kelompok yang mendapat uang pembinaan. Karena penyelenggaraan ini tingkat kabupaten," tutup Khairani Alwi.*** #BENGKALIS

Kategori:Voli, Riau
wwwwww