Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pengawas TPS Diminta Terapkan Pola Diplomasi

Pengawas TPS Diminta Terapkan Pola Diplomasi
Mantan Ketua Panwaslih Palas Sunardi menjadi narasumber kegiatan pembekalan pengawas TPS Pilkada
Kamis, 07 Juni 2018 21:48 WIB
Penulis: Ibnu Sakti Nasution
PALAS - sebanyak 449 anggota Panitia Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kabupaten  Padang Lawas mendapat pembekalan teknis dalam melakukan tugas sebagimana yang diatur dalam undang-undang dan peraturan.

Pembekalan bagi peserta yang dilaksanakan, Kamis (7/6/2018) di Aula Hotel Al-Marwah, Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan ini menghadirkan narasumber yakni pimpinan Panwaslih Kabupaten Palas Bidang Umum dan SDM Irham Habibi Harahap, Kajari Palas serta mantan Pimpinan Panwaslu dua periode, Sunardi Daulay.

Di kegiatan pembekalan ini, mantan Pimpinan Panwaslih Palas Sunardi menyampaikan kepada peserta tentang komunikasi balik suksesi pengawasan pemungutan suara pilkada.

Dia menjelaskan, salah satu kunci sukses pengawasan di tingkat TPS adalah komunikasi efektif di semua elemen termasuk komunikasi balik.

"Selain terampil secara teknis, pengawas TPS juga harus mampu menerapkan pola pengawasan diplomasi," katanya.

Menurutnya, dengan pola ini lebih menumbuhkan semangat partisipatif dan kesadaran untuk tidak melakukan pelanggaran oleh banyak kalangan.

"Petugas pengawas juga harus mampu menjadi komunikator yang baik agar tercapai visi-misi mengawasi di semua pihak. Dengan demikian peluang pelanggaran dapat ditekan seminimal mungkin," jelas dia.

Lebih dari itu, katanya, beberapa titik rawan pelanggaran bisa memicu kekisruhan pelaksanaan proses pemungutan suara jika pengawas tidak memahami fungsinya.

Dia menjelaskan, terdapat sejumlah pasal dan ayat UU Nomor 10 Tahun 2016 seputar tahapan pemungutan suara untuk dijadikan fokus sebagai bekal tugas pengawas TPS.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, PON
wwwwww