Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Sihar Janji Benahi Lingkungan dengan Pemanfaatan dan Pengendalian Ruang

Sihar Janji Benahi Lingkungan dengan Pemanfaatan dan Pengendalian Ruang
Jum'at, 08 Juni 2018 09:16 WIB
Penulis: Rel
MEDAN - Calon Wakil Gubernur Cawagub Sumatera Utara Sumut Sihar Sitorus berjanji akan membenahi lingkungan di Sumut dengan mempertimbangkan aspek yang mempengaruhi tatanan sosial dan kehidupan masyarakat. Hal itu disampaikan Cawagub nomor urut dua tersebut dalam talk show iNews Dialog.

Dalam acara yang dipandu oleh Kadri Rasyid yang juga menjabat sebagai Eksekutif Produser iNews TV Medan tersebut, Sihar mengatakan bahwa persoalan lingkungan adalah persoalan yang serius dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Namun untuk menuntaskannya persoalan tersebut harus dilakukan secara bersama sama. Baik pemerintah termasuk lintas kepada daerah, kemudian korporasi dan masyarakat sosial.

"Nantinya untuk persoalan ini sangat dibutuhkan pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang. Serta menciptakan keterpaduan, keterikatan, dan keseimbangan antar-sektor," paparnya di Medan.

Pada dasarnya, wakil dari H Djarot Saiful Hidayat tersebut menegaskan bahwa banyak budaya di Sumut yang sesungguhnya sudah melindungi dan mempertimbangkan keseimbangan alam serta kelestarian lingkungan hidup. Contohnya pengelolaan hutan kemenyan di Humbang Hasundutan.

Di mana warga dapat mengelola hutan dan harus menjaganya. Serta memelihara kelestarian alam karena memiliki keterikatan dengan produksi getah yang mereka gunakan sebagai sumber kehidupan.

"Artinya secara ekonomi mereka terpenuhi, secara ekologis alam dilindungi," katanya.

Contoh lain menurut Cawagub yang maju diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu Lubuk Larangan di Mandailing Natal (Madina). DiĀ  sejumlah Lubuk Larangan sudah ditentukan kapan dapat mengambil hasil ikan serta ada juga Lubuk Larangan yang sama sekali ikan di dalamnya tidak bisa diambil. Namun secara tidak langsung memberikan dampak positif pada warga.

"Dengan demikian kita tinggal mengedukasi warga, serta memberikan beberapa aspek perlindungan alam yang baik serta menguntungkan bagi warga dan lingkungan," katanya.***

Editor:Wen
Kategori:Metropolitan, Sumatera Utara, PON
wwwwww