Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Terpilih sebagai DK PBB, Cak Imin: Indonesia Harus jadi Corong Perdamaian Dunia

Terpilih sebagai DK PBB, Cak Imin: Indonesia Harus jadi Corong Perdamaian Dunia
Sabtu, 09 Juni 2018 20:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB untuk keempat kalinya merupakan amanah yang perlu dijaga.

Wakil Ketua MPR, Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan jabatan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB hingga 2020 harus benar-benar dimanfaatkan untuk menciptakan perdamaian dunia.

"Indonesia kembali dipercaya, dan Indonesia sebagai negara berkembang harus mampu menjadi corong dan menciptakan perdamaian dunia dan memberi solusi atas konflik yang terjadi di beberapa negara," ujar Muhaimin kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Indonesia, imbuh Cak Imin, harus menjadi garda terdepan dalam menguatkan sinergi antar negara-negara dengan DK PBB dalam menjaga perdamaian. Selain itu, Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam harus terus menyuarakan nilai-nilai islam rahmatan lil alamin dan memerangi segala bentuk gerakan terorisme dan ekstrimisme.

"Ini sangat penting, sebagai negara islam terbesar Indonesia harus mampu menunjukkan nilai-nilai islam yang damai dan mampu menciptakan perdamain," tandasnya.

Sebagai informasi, Indonesia baru saja terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020 dengan perolehan 144 suara. Indonesia akan menggantikan posisi Kazakhstan untuk wakil di Asia-Pasifik.

Selain Indonesia, 4 negara yang terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB mulai 1 Januari 2019 mendatang adalah Jerman, Belgia, Afrika Selatan, dan Republik Dominika.***

wwwwww