Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Riau

Berebut Zona Aman, 2 Klub Asal Tanah Rencong Menanti PSPS Riau 'Terpeleset'

Berebut Zona Aman, 2 Klub Asal Tanah Rencong Menanti PSPS Riau Terpeleset
Kamis, 19 Juli 2018 01:10 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Jelang berakhirnya putaran pertama Liga 2 Indonesia musim 2018, hasil yang diraih PSPS Riau cukup membanggakan. Dimana saat ini tim asuhan Hendri Susilo itu bertengger di posisi tiga klasemen sementara dengan 12 poin.

Dari delapan laga yang telah dilalui, kesebelasan berjuluk Asykar Bertuah ini berhasil melalui laga home dan away cukup apik dengan tiga kali menang, tiga kali seri dan dua kali menelan kekalahan dalam laga away.

Akan tetapi, PSPS Riau tidak bisa tenang berada di posisi tiga itu. Sebab, salah satu tim asal tanah rencong, yakni Persiraja Banda Aceh membayangi dari posisi empat dengan hanya selisih satu poin dari tim kebanggaan masyarakat Riau itu.

Sementara itu, dari statistik beberapa laga terakhir, tim berjuluk Laskar Rencong ini meraih tiga kali menang, dua kali seri dan tiga kali menelan kekalahan. Namun, produksi gol jauh lebih banyak dari PSPS Riau, yaitu 17 gol, sedangkan PSPS Riau hanya 11 gol.

Melihat hasil klasemen sementara Liga 2 Indonesia musim 2018, tentunya PSPS Riau harus mampu setidaknya mendapatkan satu kemenangan pada dua laga terakhir putaran pertama nanti, saat menghadapi Aceh United atau Semen Padang FC.

Jika gagal mendapatkan poin penuh, pastinya Tapir Sumatera (julukan lain PSPS Riau) bisa tersingkir dari zona aman klasemen Liga 2 Indonesia musim 2018. Sebab, dua klub asal Aceh ini siap untuk menggantikan posisi PSPS Riau.

Pada laga sebelumnya, kemenangan PSPS Riau atas Cilegon United dengan skor akhir 2-1 dan berhasil meraih tiga poin pada pekan kedelapan Liga 2 Indonesia musim 2018, Sabtu (14/7/2018) lalu, ternyata tidak membuat asisten pelatih Gusnedi Adang bangga.

Asisten pelatih PSPS Riau asal Sumatera Barat (Sumbar) itu mengaku kecewa dengan gaya permainan anak asuhnya kala laga kandang menjamu Cilegon United di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

Gusnedi mengungkapkan, cara bermain para punggawa PSPS Riau selama laga berlangsung tidak sesuai dengan keinginannya dan juga gaya bermain yang selama ini diterapkan hilang saat menghadapi Cilegon United.

"Jelas saya kecewa, karena tidak sesuai dengan cara bermain yang saya mau dan juga gaya bermain yang selama ini kita punya hilang," tutur Gusnedi Adang.

Gusnedi melanjutkan, sepanjang laga para pemain sering kehilangan kontrol bola dan ini akibat kurangnya koordinasi antar pemain membuat PSPS Riau kesulitan untuk menembus pertahanan lawan.

"Selain itu, mungkin saja pemain kita terlalu menganggap remeh lawan yang berada di bawah. Akhirnya saat laga, pemain jadi keteteran menghadapi strategi lawan yang cukup apik dan berhasil menciptakan satu gol," tukasnya. ***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww