Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Dampak Kebakaran Lahan dan Hutan Mulai Ancam Riau, Kabut Asap Terpantau di Dumai

Dampak Kebakaran Lahan dan Hutan Mulai Ancam Riau, Kabut Asap Terpantau di Dumai
Kamis, 19 Juli 2018 13:03 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kabut asap yang diduga ditimbulkan akibat kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) mulai muncul di Provinsi Riau, Kamis (19/7/2018) siang. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat, kabut asap terpantau di Dumai.

Kemunculan kabut asap ini, terpantau oleh citra satelit Himawari sekitar Pukul 10.00 WIB, Kamis siang. Demikian data yang dipublish BMKG pusat melalui Subdit pemantau satelit. Sebaran kabut asap tersebut terdeteksi di Kota Dumai Provinsi Riau.

Kepala BMKG Pekanbaru Sukisno yang dihubungi GoRiau.com mengaku belum mengetahui laporan tersebut. "Saya akan cek dulu," jawabnya melalui sambungan telepon, Kamis siang.

Terpisah, Subdit pemantau satelit dari BMKG pusat Sugeng saat berbincang dengan GoRiau.com membenarkan terkait kemunculan asap ini. "Kalau kita lihat, ini kabut asap tipis," singkatnya.

"Ini pada pantauan kita dengan satelit Himawari sekitar jam 10.00 WIB tadi," tutup Sugeng.

Kemunculan kabut asap di Dumai, berkemungkinan dipicu akibat Karhutla yang terjadi dalam beberapa hari belakangan. Kondisi tersebut diperburuk dengan musim kemarau yang cukup terik.

Selain di Dumai, Karhutla yang dominan juga melanda Kabupaten Rohil, yang secara geografis letaknya berdekatan. Dua kawasan tersebut memang cukup rentan terjadi Karhutla, jika berkaca pada beberapa tahun sebelumnya.

Menurut data BMKG Stasiun Pekanbaru, prakiraan cuaca di Riau pada Kamis siang cerah berawan. Potensi hujan ringan yang bersifat lokal berpotensi di sebagian wilayah Kampar, Kuansing, Pekanbaru, Pelalawan dan sebagian Rohil, sebagian Rohul, Inhu, dan Inhil.

Sedangkan malam hari diprakirakan berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di Kampar, Kuansing, Dumai, Pekanbaru, Pelalawan, sebagian Rohil, dan sebagian Rohul. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww