Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kasus Fahri Hamzah vs Sohibul Iman, Polisi Segera Panggil Presiden PKS

Kasus Fahri Hamzah vs Sohibul Iman, Polisi Segera Panggil Presiden PKS
Kamis, 19 Juli 2018 10:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Perseteruan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman (MSI) terus berlanjut. Usai meminta keterangan dari Fahri Hamzah, penyidik berencana memanggil MSI dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda, Jakarta, Kamis (19/7/2018). Dirinya belum bisa memastikan tanggal pemanggilan MSI.

Saat ditanya status, Kombes Argo menyebut MSI masih berstatus terlapor. “Nanti kami tentukan perihal status dalam gelar perkara,”ujar Argo.

Seperti diketahui, Fahri Hamzah yang juga merupakan kader PKS melaporkan sang pimpinan MSI ke Mapolda Metro Jaya. Adapun laporan yang dibuat Fahri berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik.

Selasa (17/7/2018), dirinya kembali mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk dimintai keterangan atas laporan tersebut. Saat itu, Fahri, mengaku ada 16 pertanyaan yang ditanyakan Polisi kepadanya.

"Datang pemeriksaan untuk BAP. Karena proses laporan saya sudah memasuki tahap penyidikan dan kami sudah diberikan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan)," sebut Fahri.

Artinya, lanjut dia, penyidik sudah sampai kepada kesimpulan. Telah menemukan dua alat bukti yang mencukupi untuk menentukan bahwa perkara ini naik ke penyidikan dan tentunya akan ada tersangka.

Saat ditanya apakah MSI sudah menjadi tersangka, Fahri tidak menjawab dengan tegas. Karena penentuan tersangka dikatakan dia merupakan wewenang Kepolisian.

"Itu kan wilayah penyidik tapi kami yang jelas sudah diberitahu ini sudah naik ke penyidikan, artinya sudah ada dua alat bukti orang itu sudah melakukan tindak pidana yang disangkakan," pungkasnya.***

wwwwww