Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Susy dan Yustedjo Satukan Api Dalam Konser Torch Relay

Susy dan Yustedjo Satukan Api Dalam Konser Torch Relay
Kamis, 19 Juli 2018 02:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Legenda Bulu tangkis Indonesia Susy Susanti dan legenda Tenis Indonesia Yustedjo Tarik menyatukan dua api abadi dalam konser Torch Relay. Acara penyatuan api ini digelar Rabu (18/7/2018) malam di Candi Prambanan Yogyakarta.

Dua api abadi diambil dari dua tempat berbeda. Susy Susanti peraih medali emas Olimpiade membawa api abadi dari India tempat Asian Games pertama digelar. Sedangkan Yustedjo peraih empat emas Asian Games membawa api dari Mrapen Grobogan Jawa Tengah.

Susy membawa obor api abadi India dari sisi kanan panggung, Yustedjo membawa obor Api Abadi Mrapen. Keduanya kemudian menapaki tangga panggung menuju Mini Caldraun dan menyatukan kedua api tersebut.

Setelah disatukan Susy dan Yustedjo secara bersama mengambil api tersebut dengan sebuah Obor dan kemudian menyerahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang disampaikan Menko PMK Puan Maharani.

Wapres Jusuf Kalla yang juga ketua dewan pengarah INASGOC, kemudian menyerahkan obor tersebut kepada Legenda bulu tangkis asal Yogyakarta, Finarsih.

Finarsih yang meraih medali emas Asian Games 1996 bersama Eliza Nathanel kemudian membawa obor api yang sudah disatukan itu untuk dipindahkan kedalam lentera atau Tinder Box. Api tersebut Kamis (19/7/2018) akan dipakai menyalakan obor yang akan dibawa kirab keliling Indonesia.

Penyatuan api abadi ini selain menjadi puncak acara konser musik Torch Relay Asian Games di Candi Prambanan, juga menjadi penanda dimulainya acara Torch Relay. Sejumlah musisi ternama dalam dan luar negeri ikut memeriahkan konser ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww