Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
23 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Badminton

Indonesia Tak Bisa Lepas dari Arus Globalisasi, Muhammad Rizal: Orangtua Harus Ketat Awasi Anaknya

Indonesia Tak Bisa Lepas dari Arus Globalisasi, Muhammad Rizal: Orangtua Harus Ketat Awasi Anaknya
Minggu, 29 Juli 2018 20:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dihadapan warga masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, H. Muhammad Rizal SH, M. Si, mengingatkan, bangsa Indonesia tak bisa menutup diri dari proses globalisasi.

Karena itu orangtua harus terus memperhatikan anak-anaknya. Memberikan pendidikan yang baik, dan tidak membiarkan mereka tumbuh tanpa pengawasan.

"Banyak nilai-nilai asing yang masuk tanpa bisa disaring. Padahal sebagian dari nilai-nilai itu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Seperti individualisme, materialisme dan hidonisme," kata Muhammad Rizal.

Karena itu, MPR tak henti-hentinya melaksanakan sosialisasi empat pilar MPR RI. Agar anggota masyarakat bisa mengingat dan melaksanakan niliai-nilai luhur milik bangsa Indonesia. Dan tidak begitu saja mengambil nilai-nilai dari luar yang belum tentu sesuai dengan kepribadian bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Muhammad Rizal pada acara Temu Tokoh Bangsa dengan masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Tangerang Banten. Acara tersebut berlangsung di lingkungan sekitar Kelurahan Binong, Kecamatan Curug Tangerang Banten, Minggu (29/7).

Muhammad Rizal menyampaikan sambutan mewakili Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang berhalangan hadir pada acara tersebut.

Pasca reformasi, menurut Rizal MPR menjadi satu-satunya lembaga negara yang diamanatkan oleh UU untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Itu dilakukan, karena MPR merasa makin banyak generasi muda yang tidak mengenal nilai-nilai luhur bangsanya sendiri.

"Saat Reformasi berlangsung, semua nilai-nilai baik yang diwariskan para pendiri bangsa semuanya ditinggalkan. Akibatnya kita kehilangan nilai-nilai luhur yang semestinya diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu MPR melaksanakan sosialisasi, agar masyarakat kembali mengingat dan melaksanakan nilai-nilai luhur milik bangsa Indonesia," tandasnya.

Acara Temu Tokoh dengan masyarakat Kelurahan Binong itu dihadiri Lurah Ibu Masitoh. Acara berjalan lancar dan lebih dari 400 orang ikut dalam acara tersebut. Mereka antusias mengikuti acara dan tampak bersemangat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.***

wwwwww