Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Cabut Sekolah dan Berjudi, 12 Pelajar SMA di Padang Digelandang Satpol PP

Cabut Sekolah dan Berjudi, 12 Pelajar SMA di Padang Digelandang Satpol PP
Para pelajar yang tertangkap keluyuran dibariskan di Mako Satpol PP Padang, Rabu (1/8). (foto: Istimewa/JawaPos.com)
Kamis, 02 Agustus 2018 08:51 WIB
PADANG - Sebanyak 12 pelajar SMA di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) digelandang petugas ke Mako Satpol PP Padang, Rabu (1/8/2018). Mereka kedapatan bolos dan berkeliaran saat jam pelajaran berlangsung.

Para pelajar tersebut diamankan petugas dari sejumlah warung di kawasan Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Plt Kasat Pol PP Padang, Yadrison mengatakan, penangkapan para pelajar ini berawal dari laporan warga sekitar. Dimana, ada oknum pemilik warung yang membiarkan pelajar bolos dan bermain judi domino di warung tersebut. Kondisi ini dilaporkan telah meresahkan warga sekitar.

Mendapat informasi itu, terang Yadrison, petugas lantas mendatangi warung tersebut dengan maksud melakukan mediasi kepada pemilik warung.

"Nah, pas petugas ke sana, ternyata benar didapati pelajar sedang bermain judi domino. Langsung saja petugas mengamankan para pelajar dan dibawa ke kantor," katanya seperti diberitakan JawaPos.com.

Sampai di Mako Satpol PP, terang Yadrison, para pelajar disuruh berbaris rapi. Setelah itu, diminta hormat bendara merah putih sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Kita juga lakukan pembinaan. Sebelum dikeluarkan, pihak sekolah dan orang tua masing-masing pelajar ini harus ke kantor Satpol PP dulu," tegasnya.

Sementara itu, untuk pemilik warung, pihaknya sudah memberikan teguran dan ultimatum secara persuasif terlebih dahulu. Jika ke depan, nyatanya himbauan tidak diindahkan, maka akan diberikan tindakan tegas.

"Tentunya kami menyayangkan. Setiap hari personil melakukan pengawasan pelajar, masih saja didapati yang keluyuran seperti ini," katanya.***

Editor:Arie RF
Sumber:JawaPos.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww