Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Diterjang Badai dan Hujan Lebat, Sejumlah Rumah dan Tiang Listrik di Pasaman Porak-poranda

Diterjang Badai dan Hujan Lebat, Sejumlah Rumah dan Tiang Listrik di Pasaman Porak-poranda
Kondisi salah satu rumah yang rusak dihantam badai di Jorong Lunar, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Rabu (1/8/2018) sore. (foto: ist/harianhaluan.com)
Kamis, 02 Agustus 2018 09:11 WIB
PASAMAN - Sejumlah rumah warga di Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, dilaporkan rusak parah setelah diterpa hujan deras dan angin kencang, Rabu (1/8/2018) sore. Selain itu, banyak tiang listrik yang tumbang akibat peristiwa itu.

Di Jorong Lundar, sedikitnya lima unit rumah warga rusak parah akibat diterjang angin kencang. Sementara di Lambak, satu unit rumah milik Siid, rusak parah. Empat rumah lainnya rusak ringan pada bagian atap. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

"Selain merusak rumah, hujan disertai angin kencang juga merubuhkan sejumlah tiang listrik. Ada 18 unit tiang listrik rubuh dan menimpa badan jalan," ujar Wandi, warga Lundar, seperti diberitakan harianhaluan.com.

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Menimpa sejumlah rumah warga di Lambak dan Lundar," katanya. 

Ia mengatakan, bahwa kondisi di TKP saat ini gelap gulita. Itu akibat penerangan listrik terputus. Masyarakat setempat, kata dia, saat ini sudah kembali ke rumah setelah sebelumnya sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

"Malam ini sudah tidak hujan. Tapi, suasana kampung gelap gulita karena tidak ada penerangan," katanya. (h/yud/hh)

Editor:Arie RF
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww