Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
3 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
9 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Berkah Asian Games, Jet Ski Punya Venue Termegah di Dunia

Berkah Asian Games, Jet Ski Punya Venue Termegah di Dunia
Atlet jetski Aero Aswar dan Aksa Aswar berpose didepan venue jetski di Ancol, Jakarta. (GoNews.co/Azhari)
Jum'at, 10 Agustus 2018 21:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menjadi tuan rumah Asian Games 2018 membawa berkah bagi induk-induk organisasi (PB/PP). Pembangunan venue besar-besaran di tiap cabang olahraga berstandar internasional dilakukan.

Tak kalah dengan pemugaran Gelora Bung Karno maupun Velodroom, Jet Ski selaku cabor pendatang baru pun demikian.

Indonesia Jet-Sport Boating Asociation (IJBA) selaku federasi yang membawahi Jet Ski Indonesia memamerkan venue yang akan menghelat cabor tersebut di Asian Games XVIII/2018, 23 Agustus mendatang.

Saiful 'Fully' Sutan Aswar selaku Ketua Umum IJBA pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah membangun venue jetski di Ancol bertaraf internasional dan termegah, bukan hanya di Asia melainkan dunia. 

"Venue jetski di Ancol ini terbaik nomor satu di dunia. Saya bikin sistem dimana dunia tidak ada yang punya. Kita ingin kasih lihat ke dunia bahwa kita punya venue dengan sistem yang bagus," kata dia di Pantai Ancol, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Melihat satu-satunya venue permanen yang bertaraf internasional, IJBA pun yakin ke depan keberadaan sarana itu berdampak baik bagi federasinya. Karena dengan adanya venue tersebut, pihaknya lebih leluasa untuk melakukan program regenerasi.

Berbicara regenerasi, venue seluas dua hektar itu akan menjadi markas IJBA untuk mencetak bibit muda berkualitasdi cabor Jet Ski. Pasalnya, selepas Asian Games XVIII, IJBA memfokuskan venue tersebut kepada program yang akan dicanangkan, salah satunya akademi.

"Untuk ke depan saya akan kembangkan Jet Ski Akademi. Dimana akan ada program-program pembinaan. Dari situ kita akan ada pemasukan. Juga nantinya akan ada program lain dengan menggandeng sponsor," papar Fully.

Tak hanya itu, venue tersebut juga membuat Indonesia berpeluang untuk menjadi tuan rumah dalam kejuaraan bertaraf dunia. Akan tetapi, untuk mencapai itu masih perlu sinergitas antara IJBA dengan pemerintah, khususnya mengenai biaya pajak masuk yang dibebankan kepada peserta luar.

"Bisa saja (tuan rumah Grand Prix -red). Cuma yang masalah di Indonesia ini kesiapan kita untuk menyiapkan kebutuhan racer. Contoh, mereka datang sebulan sebelumnya. Mereka perlu sparepart dansebagainya dan kita harus siap untuk itu," ungkap dia.

"Kita berbicara soal pajak (tax) masuk. Itu harus lancar. Ini yang harus kita ubah. Biaya masuk jetski itu tinggi dan harus dihilangkan. Karena cuma di Indonesia yang begitu. Dulu Thailand tinggi, sekarang nol. Malaysia juga. Kita masih tinggi terus," ujarnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Olympic, Badminton
wwwwww