Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Kunjungi Korban Longsor di Tanah Merah, Bupati Inhil Minta Warga tak Lagi Dirikan Rumah di Bibir Sungai

Kunjungi Korban Longsor di Tanah Merah, Bupati Inhil Minta Warga tak Lagi Dirikan Rumah di Bibir Sungai
Senin, 13 Agustus 2018 20:33 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Bupati Inhil, HM Wardan mengunjungi para korban bencana tanah longsor di Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Senin (13/8/2018) siang. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang menjadi korban.

Bantuan yang diserahkan berupa sembako, pakaian, selimut serta uang dan lainnya. Bantuan berasal dari berbagai sumber, seperti BPBD Kabupaten Inhil, Dinas Sosial Kabupaten Inhil juga PT Pulau Sambu Guntung.

Menurut Bupati, bencana longsor yang terjadi dua kali berturut-turut, tepatnya pada tanggal 11 dan 12 Agustus itu, patut menjadi perhatian semua pihak terkait untuk mendapatkan perbaikan dan memberikan solusi.

"Dari pengalaman kita sebelumnya, solusi yang tepat dari musibah tanah longsor yaitu pembangunan turap. Bahkan, saat ini telah dibangun komunikasi dengan masyarakat ihwal relokasi," kata Bupati.

Bupati mengharapkan kepada warga yang terkena musibah tanah longsor agar sekiranya tidak membangun kembali tempat tinggal di kawasan tersebut. Yang terpenting kata Bupati, masyarakat tidak boleh menyerah terhadap alam. Disisi lain, pemerintah tetap akan memberikan solusi yang mumpuni dalam hal ini.

"Dari dinas terkait bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Dan bisa mengambil analisa sebagai dasar formulasi kebijakan untuk wilayah Kuala Enok," tegas Bupati.

Camat Tanah Merah, Yuliargo mengapresiasi kepedulian dan perhatian yang telah diberikan Bupati Inhil dan pihak lain atas kejadian yang menimpa warganya.

Dia juga mengucapkan terima kasih untuk bantuan yang disalurkan kepada 28 jiwa warga korban bencana tanah longsor.

"Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih karena telah memberikan respons yang cepat terhadap warga kami yang tertimpa musibah tanah longsor ini," tukasnya. (adv)

Kategori:Voli, Riau
wwwwww