Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Kunjung Ada Perhatian, Warga Teluk Kiambang Inhil Renovasi Sendiri Jembatan yang Kondisinya Sudah Tak Layak

Tak Kunjung Ada Perhatian, Warga Teluk Kiambang Inhil Renovasi Sendiri Jembatan yang Kondisinya Sudah Tak Layak
Warga saat bergotong royong memperbaiki jembatan Tangki di Desa Teluk Kiambang Inhil.
Senin, 13 Agustus 2018 20:41 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Dengan bergotong royong, akhirnya warga di RT 5 dan RT 6 Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, Inhil, merenovasi jembatan penghubung yang kondisinya sudah tidak layak itu, Senin (13/8/2018).

Dimulai dengan mencari kayu di hutan sejak beberapa hari lalu, setelah kayu yang dicari dirasa cukup, perbaikan jembatan menuju SD 026, MTs Nahdhatus Shibyan dan Masjid Arrahman itu pun dimulai.

"Iya, dengan bahan seadanya kita lakukan perbaikan," ujar Masrisal, Ketua RT di Desa Teluk Kiambang.

Masrisal menjelaskan, saat Musrenbangdes, dirinya sudah berulang kali memohon penganggaran untuk jembatan ini, namun hingga hari ini belu ada tanda-tanda adanya bantuan untuk membangun bahkan memperbaiki seadanya.

"Warga di sini memberi nama jembatan ini jembatan Tangki, meskipun hanya perbaikan seadanya tapi Alhamdulillah warga mau bergotong royong mencari kayu dan beriuran," lanjutnya.

Warga di sana mengatakan, meski kondisinya sangat memprihatinkan, namun jembatan tersebut menjadi alternatif bagi warga untuk memotong jalan menuju sekolah dan Masjid.

Meskipun ada jembatan beton yang dibangun sejak puluhan tahun lalu, namun dikatakannya lokasinya sangat jauh dari pemukiman warga RT 06, 07 dan RT 13.

"Kita cukup prihatin dengan adanya yang mengatakan jembatan ini tidak banyak yang memfungsikan, jika tidak banyak tidak mungkin kami bersedia gotong royong melakukan perbaikan," ujar warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu kepada GoRiau.com. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww