Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
2 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Riau

Meski tak Ada Larangan, KONI Riau akan Putuskan Sikap Soal Banyaknya Pengurus yang Jadi Caleg

Kamis, 16 Agustus 2018 15:45 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
meski-tak-ada-larangan-koni-riau-akan-putuskan-sikap-soal-banyaknya-pengurus-yang-jadi-caleg
PEKANBARU - Secara aturan, tidak ada larangan bagi pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) untuk menjadi calon legislatif. Hanya saja, dari segi etika, perlu pertimbangan serius mengingat para caleg dari KONI juga menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah.

''Tidak ada larangan di peraturan manapun bagi pengurus KONI menjadi caleg, mungkin dari sisi etika perlu pertimbangan serius,'' ujar Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis menjawab GoRiau.com.

Emrizal mengakui memang ada beberapa pengurus yang menjadi Caleg di Pileg 2019 mendatang, termasuk dirinya yang maju lewat PPP. Karena itu, KONI dalam minggu depan akan menggelar rapat pengurus untuk pengambilan sikap. Artinya, sikap ini merupakan kesepakatan bersama, bukan satu dua orang saja.

''Kita akan putuskan bersama. Bisa saja, selama Pileg, para pengurus tidak bisa menggunakan fasilitas KONI atau menerima apapun. Ini tentu tak bisa dari saya, harus lewat putusan bersama,'' ujarnya.

Dikatakan, karena tidak ada aturan, bisa saja pengurus tak perlu mundur atau cuti, tapi cukup tidak menggunakan seluruh fasilitas KONI. Karena bagaimana pun KONI sebagai induk organisasi olahraga harus tidak boleh digunakan untuk kegiatan politik. ***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww