Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
5 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Riau

Gabungan Mahasiswa di Pekanbaru Tolak Gerakan #2019GantiPresiden, Ini Alasannya

Gabungan Mahasiswa di Pekanbaru Tolak Gerakan #2019GantiPresiden, Ini Alasannya
Minggu, 19 Agustus 2018 22:32 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Gabungan mahasiswa di Pekanbaru yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), akhirnya memutuskan untuk menolak gerakan #2019GantiPresiden yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Hal itu diputuskan setelah mengadakan dialog bertemakan ''apakah #2019GantiPresiden ada unsur makar?'', pada Jumat, 17 Agustus lalu.

Dialog yang terlaksana di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru ini menghadirkan dua narasumber yang handal dibidangnya, yakni Hj Desmaniar, yang merupakan aktivis perempuan dan ahli hukum, dan Sufirman sebagai mantan aktivis dan pengusaha.

Hasil dari dialog bersama kedua narasumber itu memutuskan gerakan #2019GantiPresiden adalah percobaan makar karena dilaksanakan sebelum tahapan Pilpres dimulai. Seperti yang diketahui, masa kampanye belum dimulai.

Gerakan ini juga inkonstitusional dan beresiko ditumpangi kepentingan mengganti sistem kenegaraan, serta berisi ujaran kebencian yang dapat memecah belah masyarakat. Atas dasar hal itu, gabungan mahasiswa dalam dialog tersebut mengumumkan, menolak dengan tegas Deklarasi #2019GantiPresiden yang dilaksanakan di Kota Pekanbaru, Riau.

Diakhir dialog, para peserta juga sempat menggelar orasi dipinggir jalan raya untuk menyampaikan hasil dari dialog tersebut. (rls)

Kategori:PON, Riau, Metropolitan
wwwwww