Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
22 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
2
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
14 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
3
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
13 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
4
New Normal, Era Dunia Konstruksi di Revolusi Industri 5.0
Pemerintahan
23 jam yang lalu
New Normal, Era Dunia Konstruksi di Revolusi Industri 5.0
5
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
14 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
6
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
4 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Home  /  Berita  /  Umum

HUT ke-73 RI, Laki-laki di Bireuen Ikut Lomba Giling Bumbu Secara Tradisional 

HUT ke-73 RI, Laki-laki di Bireuen Ikut Lomba Giling Bumbu Secara Tradisional 
Bapak-bapak mengikuti lomba mengiling bumbu dengan menggunakan batu giling tradisional di lapangan sepakbola samping eks kantor Dinas PU, Bireuen,Minggu (19/8/2018). (foto joniful bahri)
Minggu, 19 Agustus 2018 22:40 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI) ke-73, puluhan laki-laki di Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen mengikuti lomba seumupeh (giling bumbu) menggunakan batu giling tradisional, Minggu (19/8/2018).

Sementara di lokasi yang sama, lapangan sepakbola samping eks kantor Dinas PU, Jalan Gayo Bireuen, para ibu-ibu juga mengikuti lomba mengukur kelapa mengenakan baju daster.

Ketua panitia pelaksana, Mahyar Saputra kepada GoAceh.co mengatakan, selain kegiatan ini, lomba yang digelar para Pemuda dan Remaja Dusun Kommes juga menggelar tenis meja, panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, sepakbola pakai kain sarung, balap kelereng dan tarik tambang.

“Kalau untuk lomba kukur kelapa diikuti para ibu-ibu, sementara untuk giling bumbu menggunakan batu giling tradisional, diikuti oleh para lelaki yang sudah berumahtangga,” katanya.

Menurut Mahyar Saputra dua lomba ini membuktikan, kalau kaum bapak-bapak juga mampu melakukan pekerjaan sehari-hari yang lazimnya dikerjakan oleh kaum perempuan, sehingga mengerti, bagaimana sulitnya seorang perempuan.

“Untuk lomba ini, para lelaki wajib mengenakan  kain sarung, sementara lomba kukur kelapa bagi ibu-ibu harus mengenakan baju daster,” sebut.

Selain lomba itu, panitia juga menuntas sejumlah perlombaan bagi anak-anak dan remaja,  dan kegiatan ini berakhir sore harinya, serta langsung dilakukan penyerahan hadiah dan piala bagi pemenang setiap lomba.

Guna menentukan para pemenang pada lomba menggiling bumbu, maka tetap melibatkan para ibu-ibu yang tertua sebagai juri, penilainnya bumbu itu halus dan bersih.“Ini memang unik dan jarang dilaksanakan bila perayaan HUT RI, dan baru kali ini kami bisa melihat langsung acara penuh kocak ini,” sebut seorang penonton, Armia. ***

Kategori:Umum, Aceh

wwwwww