Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  PON

Kisah Perjuangan Pak Ulis, Menduetkan Syekh Rasyid dengan Ustaz Abdul Somad di Satu Panggung

Kisah Perjuangan Pak Ulis, Menduetkan Syekh Rasyid dengan Ustaz Abdul Somad di Satu Panggung
Muklis Azhar (baju hitam) saat menjemput Uas dan Syekh Rasyid di Bandara Sultan Syarif Kasim II. (Muslikhin/GoNews.co)
Senin, 20 Agustus 2018 14:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
LHOKSEUMAWE - Untuk mendatangkan Ustaz Abdul Somad atau UAS untuk mengisi acara pengajian, tablig akbar maupun menjadi narasumber memang tidak mudah.

Bukan karena UAS akan menolak tawaran atau undangan, namun lebih karena faktor padatnya jadwal syiar ulama asal Riau yang sempat ditawari menjadi Cawapres Prabowo itu.

Hal ini jugalah yang dialami Muklis Azhar, Anggota DPRA Kota Lhokseumawe yang tahun 2019 mendatang akan maju kembali melalui partai Gerindra.

Kepada GoNews.co, Muklis Azhar yang terkenal juga sebagai pengusaha restoran ternama yakni "Ayam Penyet Pak Ulis", menceritakan kesuilitannya saat berjuang menundang UAS untuk tablig Akbar di tiga lokasi di Aceh.

"Sudah lama saya hubungi beliau, waktu itu saya sms. Ustaz tolong beri saya jadwal supaya bisa mengundang ustaz," ujar Pak Ulis, Senin (20/8/2018) di Lhokseumawe.

Kemudian kata Pak Ulis, UAS pun waktu itu memberikan jadwal pada hari Minggu 19 Agustus 2018. "Itu sudah setahun lalu saya minta beliau datang. Dan Alhamdulillah kemarin bisa hadir," tandasnya.

Kesulitan lainya kata pak Ulis, dalam tablig akbar di Lhokseumawe dan Aceh Utara, pihaknya juga bukan mengundang UAS sendirian. Tapi sekaligus menduetkanya dengan Syekh Abdul Rasyid dalam satu panggung.

"Keduanya jadwalnya sangat padat. Bahkan sebelum ke Aceh, beliau berdua baru saja mengisi Tablig akbar di Kalimantan," tandasnya.

Menurut pak Ulis, kegiatan tausiah ini telah lama juga sudah dinanti-nanti warga Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

"Namun baru kemarin (minggu-red) pada tanggal 19 Agustus 2018 UAS baru punya waktu untuk berada ditengah-tengah kita. Alhamdulillah, niat saya sudah sampai, untuk menduetkan UAS dan Syekh Abdul Rasyid dalam satu panggung untuk mengisi Tausiah Akbar," ujarnya.

Harapanya ke depan, masyarakat Lhokseumawe dan sekitarnya bisa menyerap ilmu sekaligus menjadikan ke dua Ustaz tersebut sebagai inspirasi sekaligus menjadi pemersatu umat islam. ***

Kategori:PON, Olympic, Umum, Voli, Aceh
wwwwww