Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Uji Publik Bacaleg, KPU Riau Banyak Terima Laporan Masyarakat via Telepon

Uji Publik Bacaleg, KPU Riau Banyak Terima Laporan Masyarakat via Telepon
Senin, 20 Agustus 2018 11:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau banyak menerima laporan masyarakat via telepon selama masa tenggang uji publik sebelum pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS), calon legislatif (Caleg) DPR, DPRD Provinsi Riau dan DPRD kabupaten dan kota se-Riau yang dijadwalkan diumumkan pada tenggang waktu 12-21 Agustus 2018 mendatang.

KPU Riau sendiri telah menyiapkan kotak surat untuk menampung laporan masyarakat terkait rekam jejak para bacaleg.

"Kami memang banyak menerima laporan masyarakat via telepon. Namun, itu tidak serta merta bisa langsung diterima. Kami meminta masyarakat untuk mengirimkan surat," kata Komisioner KPU Riau, Abdul Hamid dalam sosialisasi dan tanggapan masyarakat terhadap DCS anggota DPRD Provinsi Riau 2019 di Hotel Prime Park Pekanbaru, Senin (20/8/2018).

Ia menerangkan, adapun syarat untuk memberikan tanggapan dan laporan harus melampirkan identitas lengkap seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan melampirkan bukti.

"Pelapor kami rahasiakan,  jadi tidak usah takut. Begitu surat masuk, nanti kami rapatkan dan sampaikan ke partai politik untuk memberikan klarifikasi," tuturnya.

Untuk diketahui, sesudah uji publik akan ditetapkan DCT atau Daftar Calon Tetap (DCT) pada September mendatang. Setelah penetapan baru caleg bisa bersosialisasi sesuai dengan peraturan dan ketentuan dari KPU tentang sosialisasi. ***

Kategori:Metropolitan, Riau, PON
wwwwww